GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
DUKUNGAN: Para pemain, ofisial, dan manajemen PSIM Jogja menyapa para suporter usai laga PSIM Jogja mengalahkan Persekat Tegal di Stadion Mandala Krida, 27 Oktober lalu. Kedua tim kembali akan bertanding 4 Januari mendatang di Tegal.
JOGJA - Jendela transfer paruh musim 2024/2025 telah resmi dibuka pada 19 Desember 2024 lalu. PSIM Jogja menjadi salah satu tim di Liga 2 yang dinantikan geliatnya pada pada bursa transfer paruh musim ini.
Terbaru, Laskar Mataram, julukan PSIM Jogja Setelah berhasil mendatangkan Omid Popalzay dan Pramoedya Putra Suhadi ke dalam skuadnya. Namun, ini belum cukup. Tidak menutup kemungkinan Laskar Mataram kembali mendatangkan pemain baru ke dalam skuadnya dalam bursa transfer paruh musim ini.
Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara juga mengakui bahwa saat ini skuadnya masih ada kemungkinan untuk menambah pemain di bursa transfer paruh musim ini. Mengingat saat ini ada banyak pemainnya yang cedera, terutama di lini belakang.
Menruutnya, kemungkinan itu pasti ada. “Tapi kami bicarakan dengan manajemen dan teman-teman pelatih itu seperti apa," katanya saat ditemui usai latihan rutin di Stadion Mandala Krida, Jogja, Senin sore (30/12).
Saat ini memang ada beberapa pemain belakang PSIM Jogja yang sedang mengalami cedera. Di antaranya Yusaku Yamadera, Asyraq Gufron, Samuel Christianson, dan Rendra Teddy. Ya, mayoritas pemain belakang Laskar Mataram sedang mengalami cedera.
Hal tersebut tentu menjadikan pilihan yang sulit bagi jajaran pelatih PSIM Jogja untuk menghadapi laga-laga selanjutnya. Sebab dengan kondisi seperti itu, tim pelatih tidak memiliki banyak pilihan pemain untuk lini belakang Laskar Mataram. "Ya dengan kondisi seperti ini memang butuh pemain tambahan. Tapi kami lihat nanti seperti apa," lontar Seto.
Sementara, dua pemain baru PSIM Jogja, yakni Omid Popalzay dan Pramoedya Putra Suhadi saat ini dinilai sudah memiliki adaptasi bersama tim dengan cukup baik. Akan tetapi Seto ingin kedua pemain itu bisa mengekspresikan diri seperti di tim lamanya."Adapatasinya lumayan bagus,” ujarnya. (ayu/din).
Editor : Din Miftahudin