Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Renovasi Stadion Maguwoharjo Tidak Rampung, Pendukung PSS Sleman Ungkap Kekecewaan, Ini Alasannya...

Rizky Wahyu Arya Hutama • Selasa, 17 Desember 2024 | 21:45 WIB

Photo
Photo
SLEMAN, RADAR JOGJA - Renovasi Stadion Maguwoharjo yang tidak selesai pada batas waktu yang ditentukan menimbulkan kekecewaan bagi suporter PSS Sleman.

Penyelesaian tidak tepat waktu tersebut dinilai tidak hanya merugakan bagi tim, tapi juga bagi suporter yang selalu datang ke stadion.

"Dari para suporter PSS sangat menyayangkan terkait mundurnya renovasi Stadion Maguwoharjo itu. Karena yang harusnya pada awal tahun tim Laskar Sembada sudah bisa bermarkas di Stadion Maguwoharjo, tapi akhirnya mundur dan kami pun masih menjadi musafir," ucap salah satu suporter dari Brigata Curva Sud (BCS) Agus Priyo Santoso kepada Radar Jogja, Selasa (17/12).

Diketahui renovasi Stadion Maguwoharjo, Sleman masih belum selesai hingga batas waktu yang telah ditentukan, Minggu (15/12) lalu.

Atas kondisi tersebut, baik dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan anggota dewan Kabupaten Sleman menolak serah terima proyek tersebut.

Pihak Pemkab Sleman dan para anggota dewan Kabupaten Sleman menilai masih banyak pekerjaan yang belum terselesaikan, seperti pembangunan ruang ganti, ruang VIP, penyelesaian lintasan di pinggir lapangan, pengecatan yang belum 100 persen, hingga masih ada genangan di lapangan.

Sehingga hal itu dirasa sangat berisiko jika dari pihak Pemkab Sleman menerima proyek yang belum jadi.

Selain itu, ada juga kekecewaan dari para suporter soalnya tidak sesuainya target renovasi Stadion Maguwoharjo tersebut.

Para suporter pun juga ingin agar secepat mungkin PSS Sleman bisa pindah ke Maguwoharjo.

Mengingat jarak dan biaya operasionalnya juga sangat berpengaruh jika tim Super Elja masih bermarkas di Stadion Manahan, Solo.

"Jaraknya kalau di Manahan kasihan para teman-teman suporter yang lain, seperti yang masih sekolah dan kerja. Maksudnya kalau dibilang fleksibel teman-teman suporter merasa enak jika di Maguwoharjo, walaupun bermain malam tapi para suporter bisa menyesuaikan waktu," ungkapnya Agus.

Menurut Agus, dengan kondisi PSS Sleman yang sekarang ini, banyak pertimbangan jika Maguwoharjo belum selesai.

Sebab para suporter pun juga tidak bisa mendukung secara total dengan jarak tempuh yang jauh.

Jika di putaran kedua nanti Stadion Maguwoharjo sudah selesai, para suporter ingin mengembalikan marwah PSS Sleman di setiap laga home-nya.

Mengingat para suporter selalu total untuk mendukung Laskar Sembada di setiap laga kandangnya.

"Dulu ketika masih di Stadion Maguwoharjo, tiket 10.000 pasti habis terus, apalagi ketemu tim gede," tegas Agus.

Agus berharap supaya renovasi Stadion Maguwoharjo bisa terselesaikan secepat mungkin.

Sebab para suporter juga ingin sesegera mungkin bisa mendukung tim kebanggaannya di markasnya sendiri.

"Kami ingin mendukung tim kebanggaan kami sepenuhnya di putaran kedua nanti. Maguwoharjo sama Manahan ruhnya sangat berbeda. Kalau di Maguwoharjo kami merasa gregetnya sangat ada," tandasnya. 

Editor : Bahana.
#MaGIS #Sleman #laskar sembada #Slemania #PSS Sleman #stadion maguwoharjo #BCS #Super Elja