JOGJA - Keberadaan PSIM fans, baik Brajamusti maupun The Maident, membuat laga home Persijap Jepara yang biasanya digelar di Stadion Moch. Soebroto Magelang terpaksa dipindah.
Laga lanjutan Liga 2 musim 2024/2025 antara Persijap Jepara dan PSIM Jogjakarta yang semula dijadwalkan digelar di Stadion Moch. Soebroto Magelang pada Sabtu (7/12) dipindahkan ke Stadion Kebogiro Boyolali.
Alasannya pihak kepolisian Magelang menolak memberikan izin pertandingan. Presiden Persijap Jepara, M. Iqbal Hidayat, menjelaskan penolakan izin tersebut disebabkan oleh faktor keamanan.
Baca Juga: Jawa Pos - Radar Jogja edisi Jumat, 6 Desember 2024
Baca Juga: Barusan Diakui UNESCO, Geopark Kebumen Jadi Tuan Rumah Rakornas KNGI 2024
Kepolisian Magelang mengkhawatirkan kedatangan suporter PSIM Jogjakarta yang dapat meramaikan stadion, mengingat jarak yang relatif dekat antara Magelang dan Yogyakarta.
Karena izinnya dari Kabag Ops Polres Magelang ditolak dengan alasan keamanan, karena secara geografis jaraknya terlalu dekat dengan Jogja. Takutnya mobilisasi fans away datang terlalu banyak. Hal-hal seperti itu harus dihindari," ujar Iqbal dikutip dari Radar Kudus, Kamis (5/12).
Persijap Jepara berharap pemindahan venue ini tidak akan memengaruhi performa tim dan tetap mendapatkan dukungan maksimal dari para suporter, meskipun pertandingan tersebut akan digelar di luar Jepara.
Editor : Heru Pratomo