SUBANG – Mencetak 13 gol di tiga pertandingan terakhir putaran pertama Liga 2 musim 2024/2025, PSIM Jogja kehilangan tajinya di dua pertandingan awal putaran kedua. Saat harus ditinggal empat pemain U-21.
Pekerjaan rumah yang tak segera diselesaikan tim pelatih PSIM Jogja. Usai diimbangi tuan rumah Adhyaksa Framel, PSIM Jogja ditekuk juru kunci Persikas Subang dengan skor 0-1 pada lanjutan kompetisi Pegadaian di Stadion Persikas, Kota Subang, Rabu (20/11).
Gol tunggal Muhammad Isa di menit ke-89 mematahkan tren positif Laskar Mataram. Pelatih kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro menurunkan skuad sama persis dengan saat imbang dengan Adhyaksa. Termasuk pemain muda Frezy Al Hudaifi. Sama dengan sebelumnya, meski diturunkan 90 menit tak banyak kontribusi dari Frezy.
Walaupun hasil yang didapat pada pertandingan ini tidak seperti yang diinginkan. Namun, Seto tetap berharap para pemain tetap bisa terus semangat. Karena baginya saat ini PSIM Jogja masih mempunyai kesempatan untuk masuk ke tiga besar klasemen akhir di babak penyisihan grup.
"Mudah-mudahan ke depannya menjadikan evaluasi untuk pemain sekaligus tim pelatih untuk memperbaiki diri harapannya juga bisa kembali ke track," tegasnya.
Bek PSIM Jogja Samuel Christianson yang mewakili para pemain juga meminta maaf karena di laga kali ini belum bisa membawa hasil yang positif ke Jogjakarta."Dari sisi pemain kami akan mengevaluasi, baik dari sisi bertahan ataupun menyerang," lontarnya. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo