Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Imbangi PSIM Jogja Pelatih Adhyaksa Farmel FC De Javu, Kembali Akhiri Pertandingan dengan 10 Pemain

Heru Pratomo • Minggu, 17 November 2024 | 03:05 WIB
Penyerang PSIM Jogja Rafinha dihadang pemain Adhyaksa Farmel
Penyerang PSIM Jogja Rafinha dihadang pemain Adhyaksa Farmel
 
SOLO - Hasil imbang melawan tamunya PSIM Jogja dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (16/11) disesali pelatih kepala Adhyaksa Farmel FC Ade Suhendra.
 
Ade mengaku sangat kecewa dengan hasil imbang yang didapat timnya di laga ini. Karena tim bermain di home namun belum bisa berhasil mendapat poin maksimal.
 
Menurut Ade, hasil imbang yang di dapat pada laga kali ini karena apa yang pihaknya rencanakan di babak pertama tidak jalan. Adhyaksa Farmel FC bermain dengan dua striker, namun kurang jalan dan kalah di tengah. PSIM Jogja bisa mendominasi di babak pertama. 
 
"Babak pertama tadi kami memang cukup kesulitan," ujarnya. 
Baca Juga: PSIM Jogja Tak Lagi Ganas usai Ditinggal Empat Pemain U-21, Imbang 0-0 dengan Adhyaksa Farmel FC
 
Lalu, setelah babak kedua Adhyaksa Farmel FC mencoba melakukan perubahan dengan memasukkan dua gelandang. Alhasil pergantian itu menurut Ade berhasil progres. Para anak asuhnya bisa bermain cukup baik dan juga bisa memainkan bola lebih banyak, ada beberapa peluang juga, namun belum bisa dikonfersi menjadi gol. 
 
"Tapi sayangnya tadi ada momen kartu merah dan itu yang sangat kami sayangkan. Kami main di home tapi kami main dengan kurang pemain. Persis seperti kemarin melawan Jepara," tuturnya. 
 
Tak hanya itu saja, Ade juga menyatakan jika di laga ini PSIM Jogja bisa bermain cukup baik. Sehingga hal tersebut yang membuat timnya kesulitan. Apa yang direncanakan kurang berjalan di awal, anak-anak Jogja melakukan pres di depan yang membuat tim Adhyaksa Farmel FC kesulitan. 
Baca Juga: Reza Artamevia Terseret Kasus Berlian Palsu, Janjikan Untung Rp 21,3 Miliar Gagal
 
Selain itu, karena lapangan lumayan licin, jadi para pemain Adhyaksa Farmel FC juga sedikit ragu untuk melakukan kombinasi di belakang ataupun di tengah. Tapi malah hal ini membuat PSIM Jogja bisa menguasai permainan. 
 
"Secara umum dengan bermain sepuluh pemain saya pikir hasil seri atau poin satu saya pikir anak-anak sudah bekerja keras. Cuma sayang tadi andai tadi tidak kartu merah dengan sebelas pemain mungkin kami bisa meraih tiga poin," ungkapnya Ade Suhendra. 
 
Salah satu pemain Adhyaksa Farmel FC Harly Cahya juga menyatakan jika para pemain juga sangat kesulitan di babak pertama. Akan tetapi setelah Coach Ade merombak strategi di babak kedua pihaknya merasa permainan sudah terlihat dan nyaman.
 
"Tapi ya ini hasilnya imbang. Tapi saya rasa secara umum teman-teman sudah melakukan pekerjaan yang luar biasa," tandasnya. 
Editor : Heru Pratomo
#de javu #ade #Adhyaksa Farmel FC #Liga 2 #PSIM Jogja