Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dipanggil TC Tim Indonesia U-20 dan Cedera, Seto Pusing Pilih Pemain U-21 PSIM Jogja

Rizky Wahyu Arya Hutama • Kamis, 14 November 2024 | 16:10 WIB
Pertandingan antara Persiku Kudus v PSIM Jogja di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Minggu (20/10)
Pertandingan antara Persiku Kudus v PSIM Jogja di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Minggu (20/10)

 

JOGJA – Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro dipusingkan dengan dipanggilnya tiga pemain muda PSIM Jogja untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) bersama tim Indonesia U-20. Jelang menghadapi putaran kedua babak penyisihan grup tengah kompetisi Pegadaian Liga 2 musim 2024/2025, Seto harus segera memutuskan pemain U-21 yang akan bermain.

 

Ketiga pemain muda Laskar Mataram yang dipanggil untuk menjalani TC bersama tim Indonesia U-20 tersebut, yakni Arlyansyah Abdulmanan, Figo Dennis, dan Ousmane Maiket. Sejatinya , saat ini PSIM Jogja masih menyisakan empat pemain U-21 untuk menghadapi laga terdekatnya di putaran kedua, yakni saat melawan Adhyaksa Farmel FC di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (16/11) nanti. Keempat pemain tersebut adalah Fajar Akhmad Khusen, Tegar Islami, Frezy Al-Hudaifi, dan Muhammad Fariz. 

Baca Juga: Miras Dijual dari Mobil saat Acara Jambore Klub Motor di Pakem, Pasang Spanduk ’Amunisi’ Bergambar Hello Kitty 

Diketahui, dari keempat pemain muda tersebut, sejauh ini nama Muhammad Fariz yang sering dipasang oleh Pelatih kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro. Namun untuk menghadapi Adhyaksa Farmel FC nanti, Muhammad Fariz sendiri masih belum bisa diturunkan. Sebab pemain muda asal Boyolali itu masih dalam masa pemulihan dari cederanya. "Dari perkembangan fisik Fariz cukup bagus, tapi dari fisiknya masih belum bisa gabung. Pada momen tertentu Fariz menjalani latihan secara terpisah. Harapannya Fariz bisa sembuh secepatnya, mungkin satu bulan," jelas Seto, Rabu (13/11).

 

Dengan kondisi tersebut mau tidak mau Seto Nurdiyantoro pun harus memutar otak untuk menyusun komposisi tim terbaiknya lagi. Sebelum Rafinha dan kawan-kawan kembali berlaga di putaran kedua fase grup Liga 2 musim 2024/2025 ini. Seto harus memaksimalkan ke pemain yang ada. “Jarak waktu juga mepet dan saya juga harus berpikir keras. Tidak hanya match besok (melawan Adhyaksa Farmel FC), tapi lawan Bhayangkara juga sama situasinya seperti itu," ujarnya. (ayu/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#TC #tim indonesia #seto nurdiyantoro #U-20 #PSIM Jogja