SLEMAN - PSS Sleman sukses menumbangkan tuan rumah Persis Solo dengan skor 0-2 pada laga ke-10 Liga 1 2024/2025, Minggu (3/11) kemarin. Raihan poin penuh di Stadion Manahan, Solo itu mampu mengantarkan Super Elang Jawa keluar dari zona degradasi untuk kali pertama di musim ini.
Meski sukses menuai kemenangan, Pelatih PSS Mazola Junior menyatakan permainan anak asuhnya sangat berbeda pada pertandingan sebelumnya saat kontra Persita Tangerang. Saat itu, penggawa PSS bermain dominan, namun justru menelan kekalahan saat peluit panjang berbunyi.
"Dalam sepak bola, yang mencetak lebih banyak gol adalah pemenangnya. Tentu berbeda pada laga sebelumnya, kami bermain bagus tapi tidak meraih kemenangan," katanya kemarin (4/11).
Baca Juga: Belajar Bahasa Inggris, Siswa MTsN 6 Bantul Diajak Bermain Game Kahoot dengan Mode Submarine
Baca Juga: Patbhe La Danse Bawa Tema Move Up to Healthy, Menginspirasi agar Bekerja Keras demi Meraih Impian
Usai berhasil menumbangkan Persis Solo, Mazola tidak ingin tim besutannya terlena dan cepat puas. Menurutnya, anak asuhnya masih harus bekerja lebih keras lagi untuk mencapai level permainan yang dia inginkan. Serta untuk meraih posisi di klasemen yang lebih baik lagi.
“Memasuki libur kompetisi kurang lebih dua minggu, kami akan manfaatkan secara maksimal untuk melakukan perbaikan baik dari aspek taktikal, mental dan fisik,” ucapnya.
Laga selanjutnya akan dilakoni PSS pada 22 November mendatang. Mereka ditantang tim promosi PSBS Biak dalam laga yang dijadwalkan digelar di Stadion Manahan itu. Dalam laga itu, Mazola berharap anak asuhnya bisa melanjutkan tren positif. Angin segar diharapkan kembali hadir di kubu PSS.
"Pertandingan berikutnya diharapkan bisa menjadi momen pembuktian. Pembuktian apakah tim ini mampu meraih kemenangan dengan performa yang lebih meyakinkan,” ujar pelatih asal Brasil itu. (tyo/laz)
Editor : Heru Pratomo