SOLO - PSS Sleman gagal melanjutkan tren positifnya usai dipermalukan tamunya Persita Tangerang dengan skor 1-2 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (27/10/2024). Dari kekalahan ini, tim berjuluk Super Elang Jawa kembali harus turun ke posisi 17 klasemen sementara kompetisi BRI Liga 1 musim 2024/2025.
Pelatih Kepala PSS Sleman Mazola Junior mengaku sedih karena timnya belum berhasil meraih hasil maksimal pada pekan kesembilan. Baginya, PSS tidak pantas mendapatkan kekalahan ini. Sebab, Hokky Caraka dan kawan-kawan punya 22 peluang ke gawang Persita dan tujuh tembakan, tapi hanya mencetak satu gol.
"Penalti juga gagal. Itu kesempatan emas mencetak gol. Gol pertama dari mereka bisa seimbang dari tim kami. Gol kedua itu mereka cetak gol bagus," ujarnya.
Menurut Mazola, sebenarnya di laga melawan Pendekar Cisadane ini para pemain PSS sudah memiliki mental bagus. Anak-anak Sleman juga berhasil menguasai permainan.
"Pada babak pertama kami bisa menyerang dari kanan untuk tembus pertahanan lawan. Babak kedua kami bisa sirkulasi bola. Kami bisa putus seimbang dari Persita di sisi kanan dan kiri," ucapnya.
Selain itu, Mazola tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya karena sudah berjuang keras untuk bisa mendapatkan kemenangan di laga ini. Walaupun dewi fortuna masih belum berpihak kepada PSS. "Kalah ini tidak baik. Tidak ada yang suka kalah. Tapi ke depan kami akan berusaha keras lagi," tegasnya.
Pemin tengah PSS Paulo Sitanggang mengungkapkan, ia dan teman-temannya kecewa dengan kekalahan ini. Namun para pemain juga sudah berjanji untuk belajar dari kekalahan ini. "Peluang banyak tapi ini sepak bola, jadi introspeksi buat masing-masing. Yang pasti sedih dan jadi motivasi kami," tuturnya.
Pelatih Kepala Persita Tangerang Fabio Lefundes mengungkapkan, timnya sudah mempersiapkan pertandingan melawan PSS Sleman dengan baik, sehingga bisa menang di laga kali ini. "Sebenarnya pertndingan ini cukup sulit. Mereka menekan dan di sini juga ada suporter," ujarnya.
Salah seorang pemain Persita Kurniawan Kartika Aji mengaku bersyukur karena timnya bisa menang di laga ini. Kemenangan berhasil didapat karena hasil kerja keras seluruh pemain dan pelatih.
"Tiga poin untuk warga Tangerang dan laga ke depan semoga dapat tiga poin lagi. Apalagi musim lalu kami tahu bahwa Persita di posisi kurang bagus," ucapnya.
Tak hanya itu, Aji juga berterimakasih kepada pelatih kipernya. Mengingat menjadi starter merupakan tugas yang berat apalagi disamakan dengan Igor (kiper andalan Persita Tangerang).
"Cuma mirip seperti itu. Saya enjoy dengan pekerjaan saya. Nothing to loose dengan apa yang saya kerjakan. Terima kasih untuk pelatih dan pemain," tandasnya.
Pada kesempatan ini PSS Sleman memang belum bisa kembali melanjutkan tren positifnya. Sehingga tim kebanggaan masyarakat Sleman ini belum bisa merangsek ke posisi atas klasemen.
Di laga ini Persita berhasil unggul cepat usai bek PSS melakukan gol bunuh diri di menit kedua. Lalu tak berselang lama, pada menit ke-15 Javlon Guseynov menjauhkan skor melalui gol spektakulernya. Sehingga pada babak pertama PSS harus rela tertinggal 2-0 dari tamunya.
Pada babak kedua Gustavo Henrique Barbosa Freiere berhasil memperkecil ketertinggalan di menit ke-74. Namun setelah itu PSS belum bisa menambah pundi golnya lagi. Tim Super Elang Jawa pun harus rela tunduk dari Persita Tangerang dengan skor akhir 1-2. (ayu/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita