RADAR JOGJA – Real Madrid menghadapi pukulan besar jelang laga penting El Classico pada 27 Oktober.
Dua pemain kunci mereka, Thibaut Courtois, penjaga gawang utama Los Blancos, mengalami cedera otot baru setelah sebelumnya pulih dari cedera otot abduktor pada bagian kiri.
Sementara Rodrygo, pemaqin andalan lini serang, menderita cedera hamstring pada bagian kanan, yang memaksa Ancelotti harus menariknya keluar pada menit ke-85 dalam laga Liga Champion melawan Borussia Dortmund.
Cedera yang dialami Courtois merupakan kemunduran besaqr bagi Real Madrid, mengingat posisinya sebagai salah satu kipper terbaik di dunia saat ini.
Courtois sendiri dikenal dengan kemampuan refleksnya yang luar biasa dan sering menjadi penyelamat di momen-momen krusial, sehingga absensinya menimbulkan kekhawatiran besar bagi tim.
Rodrygo, di sisi lain, telah menjadi salah satu pilar utama dalam serangan Real Madrid musim ini. Pemain asal Brasil tersebut kerap menunjukkan ketajamannya, baik sebagai pengumpan maupun pencetak gol.
Cedera hamstring yang dideritanya memperpanjang daftar cedera di skuad Madrid, membuat kekuatan serangan mereka berkurang jelang pertemuan penting dengan Barcelona.
Absennya kedua pemain ini membuat para pendukung Real Madrid pesimis menghadapi El Clásico, terutama mengingat lawan yang dihadapi adalah Barcelona, rival abadi yang saat ini juga sedang dalam performa baik.
Dengan begitu banyaknya pemain inti yang harus menepi karena cedera, mulai dari Courtois, Rodrygo, hingga beberapa nama lainnya, Real Madrid kini harus menghadapi tantangan berat dalam menjaga performa di puncak klasemen.
Tidak hanya laga El Clásico yang menjadi kekhawatiran, jadwal padat ke depan juga menjadi ancaman serius bagi kondisi fisik para pemain.
Real Madrid akan menghadapi sejumlah pertandingan penting di berbagai kompetisi, baik di La Liga maupun Liga Champions.
Oleh karena itu, tim medis dan pelatih fisik Madrid harus lebih berhati-hati dalam menjaga kebugaran pemain-pemainnya agar cedera tidak semakin menumpuk.
Fans Madrid kini menaruh harapan besar pada pelatih Carlo Ancelotti untuk bisa memanfaatkan skuad yang ada sebaik mungkin dan menjaga keseimbangan permainan, meski dengan keterbatasan pemain.
Di tengah situasi yang penuh tekanan ini, Real Madrid harus mencari cara untuk tetap kompetitif tanpa kehadiran beberapa pemain kuncinya.
Penulis: Azka Fahreza Antoni Putra
Editor : Bahana.