Laga yang semula dijadwalkan akan bergulir pada hari Sabtu (26/10), mundur menjadi hari Minggu (27/10) nanti.
Keputusan mundurnya jadwal pertandingan -Laskar Mataram- julukan PSIM Jogja yang akan menjamu Laskar Ki Gede Sebayu julukan Persekat Tegal itu dikuatkan dengan adanya surat resmi yang dikeluarkan PT Liga Indonesia Baru pada tanggal (18/10) lalu.
Dalam surat tentang Circular Penyesuaian Tanggal Kompetisi Pegadaian Liga 2 - 2024/2025 dengan Ref: 019/PSIM-PPL/X/2024, tertulis bahwa tanggal kompetisi baru untuk laga PSIM Jogja melawan Persekat Tegal di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, adalah 27 Oktober 2024.
Pelatih kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro mengaku akan memanfaatkan mundurnya jadwal pertandingan tersebut untuk memperbaiki dan menyiapkan timnya jelang menjamu Persekat Tegal nanti.
"Lawan Persekat mundur satu hari. Jadinya recovery cukup ada waktu," ujarnya, Rabu (23/10).
Selain memiliki waktu yang cukup untuk recovery, mundurnya jadwal pertandingan tersebut membuat jajaran pelatih Laskar Mataram bisa semakin fokus dalam melakukan maintenance secara fisik, teknik dan taktikal.
"Harapannya juga dari hasil positif kemarin, pemain dalam kondisi dan mentality yang bagus. Untuk taktik strategi nanti kami lihat seperti apa," katanya.
Tak hanya itu saja, Seto juga telah bertekat, di laga kandang melawan Persekat Tegal nanti, PSIM Jogja harus bisa kembali meraih poin tiga.
Sebab mantan pelatih PSS Sleman itu ingin mengakhiri putaran pertama Liga 2 musim 2024/2025 ini dengan hasil yang manis.
"Harapan kami tetap finish terdepan. Kalau sekarang oke kejar-kejaran, harapannya kami bisa terdepan terus. Apapun itu kami hanya bisa berusaha. Semakin kami banyak mendulang poin maka akan semakin bagus," lontarnya.
Editor : Bahana.