Pemain muda Laskar Mataram, Muhammad Fariz mengalami cedera yang memerlukan perhatian medis segera.
Insiden terjadi pada menit ke-75 ketika Fariz berusaha merebut bola dari lawan.
Sayangnya, upayanya untuk mengintersep tidak berhasil, dan ia terjatuh setelah tersandung kaki lawan.
Setelah insiden tersebut, tim medis PSIM Jogja segera masuk ke lapangan untuk memeriksa kondisi Fariz.
Dokter tim, Adidya Rizky Pambudi menjelaskan bahwa setelah pemeriksaan awal, Fariz mengeluhkan nyeri di bahu kirinya.
Tim medis melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menemukan benjolan pada tulang klavikulanya, sehingga mereka segera melakukan tindakan imobilisasi untuk mencegah pergerakan berlebihan.
Fariz kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bethesda untuk menjalani rontgen sebagai langkah awal pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil evaluasi dokter, Fariz perlu menjalani operasi untuk mengatasi cedera yang dialaminya.
Razzi Taruna, manajer tim PSIM Jogja menyatakan bahwa seluruh pihak internal klub merasa sedih dengan cedera yang dialami Fariz dan memberikan dukungan penuh untuk kesembuhannya.
Fariz diperkirakan akan absen dari lapangan selama satu hingga dua bulan untuk proses pemulihan.
Tim berharap cedera ini tidak membuatnya kehilangan semangat, sehingga ia dapat segera kembali berlatih dan bermain bersama rekan-rekannya.
Kondisi Fariz menjadi perhatian khusus bagi tim dan para penggemar PSIM Jogja, yang berharap agar ia segera pulih dan kembali memberikan kontribusi positif di lapangan.
Penulis: Ahmad Fatkhurohman
Editor : Bahana.