Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Imbang Melawan Persijap, Merasa Dirugikan Wasit tapi PSIM Jogja Punya PR Penyelesaian Akhir

Elang Kharisma Dewangga • Kamis, 3 Oktober 2024 | 02:20 WIB
Pemain PSIM Jogja Saldi saat melawan Persijap Jepara
Pemain PSIM Jogja Saldi saat melawan Persijap Jepara
RADAR JOGJA - Ribuan suporter PSIM Jogja menguntapkan kekecewaannya usai tim kebanggaannya, Laskar Mataram bermain imbang dengan tamunya Persijap Jepara dengan skor 0-0, di Stadion Mandala Krida, Jogja, Rabu (2/10) sore. Mereka kecewa lantaran wasit yang memimpin pertandingan meniup peluit panjang sebelum menit pertandingan berakhir. 
 
Pada laga ini diketahui wasit yang memimpin pertandingan memberi waktu tambahan sebanyak lima menit (90+5). Akan tetapi waktu yang baru berjalan tiga menit (90+3) wasit sudah meniup peluit panjang. Alhasil anak-anak Jogja yang sedang berusaha menyerang harus terhenti langkahnya. Sehingga laga ini berakhir dengan skor kacamata dan PSIM Jogja gagal kembali merebut posisi puncak klasemen sementara grup 2.
 
Pelatih kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro mengaku tidak mau ambil pusing terkait hal tersebut. Sebab menurutnya soal keputusan wasit itu bukan menjadi ranahnya. Tapi harapannya dari kejadian ini bisa menjadi pembelajaran buat tim bagaimana saat bermain bola harus bisa melawan semuanya.
 
Baca Juga: Seruan KPK Agar DPR yang Baru Dilantik Segera Sahkan RUU Perampasan Aset, Dapat Dukungan
Baca Juga: Kanwil Kemenag DIY dan Kanwil BPN DIY Lakukan MoU Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf
Baca Juga: PSS Sleman Istirahatkan Wagner Lopes dari Kursi Kepelatihan Menyusul Hasil Buruk di Liga 1 Musim 2024/2025
 
Menurut Seto hasil imbang yang diperoleh timnya di laga melawan Laskar Kalinyamat ini tentu tidak maksimal. Namun pihaknya tetap bersyukur karena para anak asuhnya terlihat sudah menguasai pertandingan, meski tidak ada satu gol pun tercipta.  
 
"Mungkin semangat pemain kadang habis di dua laga sebelumnya, itu akan jadi evaluasi kami," ujarnya. 
 
Selain itu, Seto menyebut bahwa hasil imbang yang didapat oleh timnya di laga ini lantara pada babak pertama pemainnya terlihat terlalu terburu-buru dalam mengeksekusi peluang. Sehingga pada babak kedua mantan pelatih PSS Sleman ini mengintruksikan agar para anak asuhya bisa lebih sabar dan terlihat peningkatannya.
Baca Juga: Serunya Karst Tubing Sedayu: Wisata Susur Sungai Menantang di Bantul dengan Harga Terjangkau
Baca Juga: Sama-sama Anggota DPR RI Periode 2024-2029, Begini Tanggapan Once Mekel Jika Satu Komisi dengan Ahmad Dhani!
Baca Juga: Konflik Pedagang Daging Ayam di Gunungkidul, Kelompok Pedagang Datangi Pasar Ngawu, Ternyata Ini Buntut Masalahnya...
 
"Namun tetap belum ada gol. Penyelesaian akhir akan jadi salah satu evaluasi kami," katanya. 
 
Pemain tengah PSIM Jogja Adittia Gigis juga mengaku tidak mau berkomentar soal wasit di laga ini. Sebab baginya kurangnya waktu bukan menjadi alasan bagi para pemain untuk terus berjuang di atas lapangan.
 
"Karena bagi saya kalau bisa menang di awal kenapa harus di akhir kami mengebu-gebu," tegasnya. 
Editor : Heru Pratomo
#Seto Nurdiayantoro #persijap jepara #wasit #PSIM Jogja