Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Seto Evaluasi Bola Set Piece, Dua dari Tiga Gol Persipa Pati yang Kalahkan PSIM Jogja

Adib Lazwar Irkhami • Sabtu, 28 September 2024 | 04:22 WIB

 

Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantara
Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantara
 

 

 

JOGJA - Kekalahan PSIM Jogja di pekan ketiganya saat melawan Persipa Pati dengan skor 1-3 di Stadion Joyokusumo, Pati, Kamis (26/9/2024) lalu membuat jajaran pelatih fokus melakukan evaluasi agar bisa meraih hasil maksimal di laga-laga selanjutnya. Salah satunya antisipasi bola mati atau set piece 

Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantara mengatakan, kekalahan saat melawan Laskar Saridin disebabkan karena timnya belum optimal dan masih banyak kecolongan dari bola set piece. Sehingga saat ini pihaknya tengah fokus untuk membenahi hal itu. 

"Kami kemarin banyak kecurian gol dari bola set piece, itu yang jadi masalah. Dari pemain kami juga tidak optimal dan itu mungkin buat kami menjadikan evaluasi. Tapi apa pun itu, saya tetap apresiasi pemain karena sudah bekerja keras," katanya Jumat (27/9/2024).

Di laga melawan Persipa Pati lalu, PSIM Jogja harus tunduk dari tuan rumah dengan skor 1-3. Dari tiga gol lawan yang tercipta itu, dua gol di antaranya melalui bola set piece. Yang pertama melalui tandukan maut Mikromil Lokaev setelah menerima umpan tendangan bebas dari Mateo Palacios di menit ke-23. Kedua juga melalui sundulan Sunday Longji setelah menerima umpan tendangan pojok dari Palacios pada menit ke-45+.

Ke depan pada pekan keempat kompetisi Pegadaian Liga 2 musim 2024/2025, Laskar Mataram dijadwalkan menjamu Persijap Jepara, sang pemuncak klasemen sementara grup 2, di Stadion Mandala Krida Jogja, Rabu (3/10/2024). Maka dari itu Seto tidak ingin para anak asuhnya kecolongan lagi untuk antisipasi bola set piece itu. 

"Artinya itu jadi pembelajaran bagaimana kami bersikap saat menghadapi set piece corner. Itu menjadikan catatan penting bagi kami, karena mungkin tim tamu akan memanfaatkan itu," lontarnya.

Usai kekalahan timnya itu, Seto berharap para pemainnya bisa memetik pelajaran di laga tersebut. Sehingga ke depan anak-anak Jogja bisa melangkah lebih baik sesuai dengan yang pelatih inginkan.

"Kami harus antisipasi agar pertahanan kami lebih kuat dalam set piece. Kami akan memposisikan di mana-di mananya. Tapi apa pun itu akan kami jadikan evaluasi buat tim, pemain, dan tim pelatih," tandasnya. (ayu/laz)

 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Seto Nurdiyantara #PSIM Jogja