RADAR JOGJA - Peringatan bagi PSIM Jogja. Calon lawannya di laga perdana Liga 2 musim 2024/2025 pada Minggu (15/9/2024) mendatang di Stadion Mandala Krida Jogja meraih kemenangan besar.
Ya Adhyaksa FC mengawali Liga 2 dengan menang telak 5-0 atas tamunya Persikas Subang di Stadion Sriwedari Solo, Sabtu (7/9/2024). Tim asuhan bekas gelandang PSIM Jogja Ade Suhendra tersebut sempat kesulitan di babak pertama. Sehingga 45 menit pertama berakhir imbang tanpa gol.
Tapi memasuki babak kedua, Adhyaksa akhirnya pecah telur. Seperti dilaporkan Radar Solo, Adhyaksa mencetak gol perdana melalui kapten Dedi Hartono yang mencetak gol pertama bagi skuadnya. Usai memaksimalkan bola rebound di menit ke-56'.
Baca Juga: Burung Cenderawasih: Fakta Menarik dan Keunikan yang Tak Banyak Diketahui
Baca Juga: BPS Proyeksikan Pilkada Akan Berdampak Positif pada Sektor Ekonomi hingga Industri
Unggul 1-0 atas sang tamu, motivasi skuad besutan Ade Suhendra berlipat. Tak lama kemudian, Adhyaksa berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 2-0. Gol diciptakan oleh pemain asing Aleksa Kele (58').
Belum cukup, kini giliran Heri Susanto. Pemain bernomor punggung 24 tersebut membawa Adhyaksa kian jauh dengan skor 3-0 (79'). Lalu ditambah satu lagi oleh Aleksa Kele (80'). Kemudian ditutup Andreas Chrismanto (85'). Skor berakhir dengan angka 5-0.
Head Coach Adhyaksa FC Ade Suhendra mengaku sangat bersyukur atas hasil ini. Seperti yang dibilang sebelumnya, anak-anak nyaman dengan Solo. Hal ini berpengaruh pada performa skuad Adhyaksa.
Baca Juga: Lolos ke Final PON XXI Aceh-Sumut 2024, Panjat Tebing DIY Yakin Bisa Bawa Pulang Medali
Memang kami kesulitan di awal. Mereka disiplin di pertahanan, low block defense, sehingga kami kesulitan. Kemudian beberapa pemain kami juga membuat kesalahan passing dan pergerakan," beber Ade.
Di babak kedua istirahat, Ade mengaku tim pelatih diskusi untuk menemukan masalahnya. Adhyaksa menemukan ruang untuk mencetak gol.
Menurut dia Defending Persikas rapi tapi banyak area kosong di belakang pertahanan mereka. Hampir tiga gol berhasil dari sana. Ketika gol pertama terjadi, ini juga mengubah situasi. "Persikas juga lebih terbuka. Sehingga bisa kami lebih punya ruang," tuturnya.
Editor : Heru Pratomo