Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSS Hadapi Bulan Padat dan Berat, Pelatih PSS Sleman Wagner Lopes Perbaiki Lini Pertahanan dan Ketidakdisiplinan Pemain

Din Miftahudin • Rabu, 4 September 2024 | 01:17 WIB

 

 

 

Pertandingan PSS Sleman saat menghadapi Persik Kediri di Stadion Manahan Solo (11/8/2024)
Pertandingan PSS Sleman saat menghadapi Persik Kediri di Stadion Manahan Solo (11/8/2024)

 

 

 

 

SLEMAN- PSS Sleman masih berada di dasar klasemen kompetisi BRI Liga-1 2024/2025 dengan poin -3. Tim berjuluk Laskar Sembada ini nirkemenangan dari tiga laga yang telah dilakoni.

Nah, saat jeda kompetisi saat ini menjadi momentum PSS Sleman untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Terlebih lagi, pada September ini mereka harus melakoni jadwal yang padat dan laga-laga berat.

Terdekat, 12 September PSS akan menjamu Borneo FC di kandangnya yakni Stadion Manahan Solo. Lantas empat hari berikutnya, yakni 16 September menghadapi laga berat di kandang Bali United di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar Bali.

Kemudian, pada 20 September PSS Sleman akan menjamu Singo Edan Arema FC di Stadion Manahan Solo, dan laga terakhir 26 September kembali bertanding di kandang dengan menghadapi Malut United.

Pelatih PSS Sleman Wagner Lopes mengungkapkan libur kompetisi merupakan momentum penting bagi seluruh tim memperbaiki berbagai aspek permainan. Selain itu juga mempersiapkan diri lebih baik sebelum kembali bertanding.

Pelatih asal Brazil itu akan fokus mengembalikan serta meningkatkan kepercayaan diri para pemain. “Kemudian memastikan mereka lebih bertanggungjawab pada tugasnya masing-masing di lapangan baik di sesi latihan dan pertandingan,” tuturnya usai memimpin latihan di Lapangan Pakembinangun, Sleman.

Lopes juga memberikan catatan serius terhadap timnya yang mendapatkan dua penalti dalam tiga pertandingan terakhir di kompetisi BRI Liga 1-2024/2025. Menurutnya, penalti yang terjadi ini dianggap sebagai indikasi kelemahan di lini pertahanan dan ketidakdisiplinan pemain yang perlu segera diperbaiki.”Sehingga kesalahan serupa tidak terulang lagi. Dengan pendekatan ini, tim dapat tampil lebih solid dan mengurangi risiko gol dari titik penalti,” terangnya.

Pelatih kelahiran di Franca, Brasil ini juga memberikan catatan merah terhadap Fachruddin Aryanto dkk dalam menghadapi tendangan bebas lawan yang diambil tidak jauh dari kotak penalti.

Menurutnya, situasi ini harus segera diperbaiki karena memberikan keuntungan bagi lawan untuk mencetak gol. Tim asuhannya sering kali membuat pelanggaran di area yang berisiko . Padahal, itu bisa memberikan kesempatan bagi lawan untuk mencetak gol.(din)

 

 

Jadwal PSS Sleman, September:

PSS Sleman v Borneo FC

Stadion Manahan Solo

Bali United v PSS Sleman

Stadion I Wayan Dipta, Gianyar Bali

PSS Sleman v Arema FC

Stadion Manahan Solo

PSS Sleman v Malut United

 

Editor : Din Miftahudin
#liga 1 indonesia #PSS Sleman