RADAR JOGJA – Chelsea dibawah asuhan Enzo Maresca belum mampu menunjukkan progress hasil yang positif dalam dua pertandingan persahabatan.
Usai ditahan imbang Wrexham dengan skor 2-2, teranyar Chelsea dibantai Celtic dengan skor 4-1 dengan satu gol yang dicetak oleh Chrstopher Nkunku melalui penalti.
Ini masih sangat awal, namun The Blues terlihat kurang dari segala lini dalam pertandingan yang berlangsung di Indiana.
Kesalahan dan kurangnya kerja sama berpengaruh banyak seberapa besar energi dan intensitas yang ada dalam permainan mereka.
Seperti halnya saat menghadapi Wrexham di California, Chelsea kemasukan gol murah saat mencoba untuk bermain dari belakang ketika Benoit Badiashile melakukan kesalahan umpan yang berakibat fatal.
Reece James bergerak ke lini tengah dan membiarkan tiga pemain bertahan The Blues berada di belakang yang membuat pertahanan mereka terbuka.
Celtic memiliki banyak ruang untuk memberikan umpan ke depan untuk penyerangan cepat sebagai hasilnya.
“Hasilnya bukan untuk kami, itu selalu penting tetapi kami perlu menganalisis permainan secara umum,” ungkap Enzo Maresca.
“Di luar bola, tentu saja kami perlu memperbaiki banyak hal. Kami bingung ketika kami harus bermain umpan pendek dan umpan panjang. Itu adalah bagian dari proses,” lanjutnya.
“Kami masih bingung dengan berbagai hal saat ini,” imbuhnya.
Namun, Maresca menegaskan tim asuhannya bakal segera menjadi tim yang siap untuk menatap laga perdana Liga Inggris menghadapi juara bertahan, Manchester City.
Dia yakin peningkatan akan membuat semuanya baik-baik saja.
“Kami pasti akan siap untuk pertandingan itu,” tegas Maresca.
Matt O’Riley dan Kyogo Furuhashi memastikan keunggulan 2-0 Celtic atas Chelsea di babak pertama.
The Blues tampil berbeda di babak kedua namun Celtic menambah keunggulan melalui Luis Palma dan Mikey Johnston.
Penalti Nkunku di menit akhir tak membuat hasil berubah banyak dengan skor 1-4 sebagai kekalahan Chelsea atas Celtic. (uta)
Editor : Bahana.