RADAR JOGJA – Pemain Chelsea, Reece James mengatakan kontroversi terkait Enzo Fernandez bakal menimbulkan masalah di dalam tim namun dia percaya jika situasi ini hanya dapat diselesaikan dengan pembicaraan tatap muka dengan pemain lainnya.
Fernandez saat ini sedang berlibur setelah memenangkan Copa America bersama Argentina.
Dalam perayaan setelah kemenangan tersebut, ia mengunggah sebuah video di mana sang gelandang, bersama dengan beberapa pemain lainnya, menyanyikan sebuah lagu yang bernada rasis dan merendahkan warisan beberapa pemain Prancis.
Prancis mengajukan keluhan setelah video tersebut muncul dan bek Chelsea Wesley Fofana melabeli video tersebut sebagai ‘rasisme tanpa hambatan’ dan klub mengeluarkan pernyataan yang mengutuk tindakan Fernandez.
Meskipun telah mengeluarkan permintaan maaf secara terbuka, Fernandez masih menghadapi investigasi internal dari the Blues dan FIFA.
Pemain berusia 23 tahun ini akan bergabung dengan skuat Chelsea saat mereka melanjutkan tur pramusim di Amerika Serikat.
“Tentu saja, selalu ada faktor di mana hal itu tidak cocok dengan orang-orang ketika ada masalah,” kata Reece James seperti yang dikutip dari ESPN.
“Namun, hingga hari di mana semua orang berkumpul dan berada dalam satu ruangan, saya tidak tahu, namun saya berharap semuanya dapat diselesaikan dengan lancar dan kami dapat melanjutkan musim ini,” tambahnya.
“Ini adalah situasi yang sangat sulit. Tidak ada ruang untuk rasisme atau diskriminasi dalam sepak bola. Saya pikir dia dengan cepat mengangkat tangannya dan mengakui bahwa ia telah melakukan kesalahan dan meminta maaf kepada rekan-rekan setimnya, klub dan orang-orang yang tersinggung,” lanjutnya.
“Saya pikir itu mungkin hal terbaik yang bisa ia lakukan dalam situasi tersebut,” tegasnya.
Dari sisi pribadi, James mengatakan dia yakin dia akhirnya bisa mengatasi masalah cederanya setelah mengalami serangkaian masalah kebugaran termasuk operasi hamstring, yang membuatnya absen selama lima bulan musim lalu.
Sang pemain bertahan hanya membuat 26 penampilan di Premier League dalam dua musim terakhir. (uta)
Editor : Bahana.