Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIM Jogja Berkomitmen untuk Orbitkan Pemain Lokal, Ajak Latihan Bareng di Kaliurang

Rizky Wahyu Arya Hutama • Rabu, 17 Juli 2024 | 04:25 WIB
PSIM Jogja jalani latih tanding kontra UAD FC di Maguwoharjo Football Park (MFP) Jumat (12/7). (PSIM)
PSIM Jogja jalani latih tanding kontra UAD FC di Maguwoharjo Football Park (MFP) Jumat (12/7). (PSIM)

 

RADAR JOGJA - PSIM Jogja berkomitmen untuk mengorbitkan pemain-pemain lokal Yogyakarta. Mereka ini nantinya akan disaring dan diikutkan dalam skuad tim berjuluk Laskar Mataram itu pada musim 2024/2025 mendatang.

Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro menjelaskan, saat ini manajemen masih menunggu regulasi terkait perekrutan pemain muda tersebut. Namun jajaran pelatih tim berlogo Tugu Pal Putih ini sudah memberikan kesempatan kepada para pemain muda lokal Jogjakarta untuk berlatih bersama.


PSIM Jogja telah mengajak sejumlah pemain muda lokal Jogjakarta untuk melakukan pemusatan latihan dengan para penggawa Laskar Mataram di kawasan Kaliurang, pada Senin (15/7) lalu.

Dalam sesi latihan sore itu, ada lima pemain muda yang mendapatkan kesempatan untuk berlatih bersama dengan tim PSIM. Mereka berasal dari beberapa klub. Dua pemain dari FC UNY yakni M Aulia Wirawan dan Zibran Al Khaedar, dua pemain dari Mataram Utama FC yakni Genggam Titah dan Adam Nur Faiz, serta Tegar Aditya yang sebelumnya pernah memperkuat Cimahi Putra. Selain lima pemain ini, masih ada kemungkinan pemain muda lain yang bisa bergabung.


Mereka diikutkan latihan karena waktunya sangat singkat. Mereka diambil pemantau dan berkecimpung di usia muda lebih jauh. “Seminggu ini kami ajak mereka latihan, jika dirasa mampu bersaing bisa kami rekrut," ungkap Seto.

Walaupun begitu, pelatih yang berusia 50 tahun itu tetap masih akan menimbang para pemain tersebut."Kami lihat perkembangannya bagaimana. Kami lihat dari sisi visi, misi, dan teknis bermainnya seperti apa. Pertimbangannya seperti itu," tegasnya.

Penyaringan pemain muda lokal ini memang dilakukan dengan cara merekrut pemain yang cukup matang di klub masing-masing. Hal ini dikarenakan, pengembangan usia dini di DIY masih memiliki banyak kendala.

Sedangkan PSIM Jogja harus segera mendapatkan pemain muda untuk menghadapi kompetisi Liga 2 2024/2025. Sehingga, Seto berharap, pembinaan usia dini di DIY bisa segera diperbaiki.

"Tentunya tidak bisa segampang itu. Karena ini kompetisi, jadi harapannya muncul pemain-pemain dari DIY yang notabene sekarang regulasinya U-20. Semoga ini menjadi motivasi bagi para pemain muda dan saya berharap pembinaan di DIY segera diperbaiki," tandasnya. (ayu).

Editor : Satria Pradika
#Sport #Laskar Mataram #pemain lokal #seto nurdiyantoro #PSIM Jogja