RADAR JOGJA – Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengajukan aduan hukum atas komentar rasis dan diskriminatif oleh para pemain Argentina dalam nyanyian pascapertandingan tentang tim Prancis di final Copa America.
Argentina mengalahkan Kolombia 1-0 yang memastikan La Albiceleste keluar sebagai juara Copa America.
Sebuah video yang diposting di Instagram oleh gelandang Argentina, Enzo Fernandez dan dilihat secara luas di X menunjukkan para pemain La Albiceleste bernyanyi tentang para pemain Prancis yang memiliki keturunan Afrika.
Fernandez kemudian meminta maaf karena menyanyikan lagu yang ditampilkan dalam video tersebut.
Nyanyian yang sama oleh beberapa penggemar Argentina muncul sebelum Prancis dan Argentina bertemu di final Piala Dunia dua tahun lalu, yang dimenangkan oleh Argentina.
“Mengingat keseriusan pernyataan mengejutkan ini, yang bertentangan dengan nilai-nilai olahraga dan hak asasi manusia, presiden FFF telah memutuskan untuk menghubungi mitranya dari Argentina dan FIFA secara langsung untuk mengajukan pengaduan hukum atas komentar rasis dan diskriminatif,” tulis FFF.
“Presiden Federasi Sepak Bola Prancis, Philippe Diallo, mengutuk dengan tegas pernyataan rasis dan diskriminatif yang tidak dapat diterima yang dibuat terhadap para pemain tim Prancis sebagai bagian dari lagu yang dinyanyikan oleh para pemain dan pendukung tim Argentina,” lanjutnya.
Diallo adalah anggota komite eksekutif badan sepak bola Eropa UEFA dengan reputasi yang berkembang dalam dunia politik sepak bola.
Nyanyian yang menghina tersebut menyoroti para pemain Prancis keturunan Afrika dari beberapa negara yang memegang paspor Prancis.
Rekan setim Fernandez di Chelsea, Wesley Fofana yang merupakan pemain internasional Prancis, membagikan video tersebut di media sosial pada hari Selasa dengan komentar, “Sepak bola pada tahun 2024: Rasisme tanpa hambatan.”
Setelah itu, Enzo Fernandez membuat permintaan maaf di Instagram dengan menegaskan jika dirinya terjebak oleh euforia dalam perayaan tersebut.
Baca Juga: Bahaya Minum Sambil Berdiri: Berikut Efeknya yang Perlu Kamu Ketahui
“Saya ingin meminta maaf dengan tulus atas video yang diposting di kanal Instagram saya selama perayaan tim nasional,” ungkap Enzo Fernandez.
“Lagu tersebut mengandung bahasa yang sangat ofensif dan tidak ada alasan untuk kata-kata tersebut,” tambahnya.
“Saya menentang diskriminasi dalam segala bentuk dan meminta maaf karena terjebak dalam euforia perayaan Copa America. Video itu, momen itu, kata-kata itu, tidak mencerminkan keyakinan atau karakter saya. Saya benar-benar minta maaf,” jelasnya.
FIFA tidak dapat segera mengkonfirmasi jika keluhan Prancis telah diajukan.
Presiden FIFA, Gianni Infantino mengatakan bahwa sepak bola dan 211 federasi nasionalnya harus memiliki pendekatan tanpa toleransi terhadap rasisme dan pada bulan Mei berkomitmen untuk meluncurkan kembali gugus tugas untuk memantau insiden.
Editor : Bahana.