RADAR JOGJA – Pemain Inggris, Harry Kane dan pemain Spanyol, Dani Olmo gagal menambah pundi-pundi gol mereka saat laga final EURO 2024 berlangsung dimana La Furia Roja berhasil amankan kemenangan dan keluar sebagai juara.
Harry Kane dan Dani Olmo bersama empat pemain lainnya masing-masing memiliki catatan tiga gol dengan perebutan penghargaan Golden Boot yang cukup sengit.
Cody Gakpo, Georges Mikautadze , Jamal Musiala dan Ivan Schranz mengisi papan peringkat yang padat, tetapi baik Kane maupun Olmo tidak dapat mengungguli mereka dengan sebuah gol pada pertandingan final.
Sebelumnya, UEFA menkonfirmasi jika mereka akan membagi penghargaar Golden Boot EURO 2024 antara enam pemain itu jika dalam laga final tidak menghasilkan pemenang yang jelas dari penghargaan tersebut.
Hal ini menandai perubahan kebijakan bagi penyelenggara turnamen yang sebelumnya memberikan penghargaan kepada pemain yang mencatatkan assist terbanyak ketika lebih dari satu pemain yang sama dalam mencetak gol.
Pada Euro 2020, Cristiano Ronaldo memenangkan Sepatu Emas karena, meskipun ia mencetak jumlah gol yang sama dengan Patrik Schick dari Ceko , namun penyerang Portugal itu juga menyumbangkan satu assist.
Tiga gol merupakan jumlah terendah bagi seorang peraih Sepatu Emas sejak Euro 2012, ketika Fernando Torres (Spanyol), Mario Gomez (Jerman) dan Alan Dzagoev (Rusia) mengakhiri turnamen dengan tiga gol.
Torres dianugerahi sepatu emas pada tahun itu karena ia bermain dengan menit bermain yang lebih sedikit daripada pemain lain yang mencetak tiga gol.
Kane adalah pemain Inggris kedua yang memenangkan penghargaan ini setelah Alan Shearer menjadi pencetak gol terbanyak dengan lima gol di Euro '96.
Pemain berusia 30 tahun ini juga memenangkan Sepatu Emas setelah mencetak enam gol di Piala Dunia 2018 di Rusia.
Editor : Bahana.