RADAR JOGJA – Pelatih Kanada, Jesse Marcsh mengatakan pertandingan semifinal Copa America kontra Argentina sebagai sebuah keistimewaan.
Namun, dia mengkonfirmasi akan merubah cara pertahanan untuk membatasi lini serang Argentina.
Jesse mengaku skuad asuhannya tidak tampil baik saat menghadapi La Albiceleste dalam pertandingan terakhir dimana Lionel Messi yang cukup bebas untuk bergerak.
Pertemuan terakhir Argentina kontra Kanada terjadi di babak fase grup dimana La Albiceleste memenangkan pertandingan dengan skor 2-0 atas Les Rouges.
Selain itu, dia menegaskan tidak akan melakukan strategi man-marking.
“Tetapi kami pasti akan menekankan pada bagaimana cara menjaganya. Bagaimana cara menjaganya akan sangat penting, dan hal-hal yang menyulitkannya seperti membatasi ruang geraknya adalah hal nomor satu bagi kami,” kata Jesse Marcsh.
Pelatih berusia 50 tahun itu bakal berusaha untuk tidak membiarkan messi bergerak secara bebas.
Namun dia menyadari, Messi merupakan pemain terhebat yang pernah beberapa kali dihadapinya.
“Rasa hormat yang kami miliki untuknya dan tentu saja stadion akan merefleksikan hal itu besok, tetapi selalu menjadi sebuah kehormatan untuk bermain melawan pemain sepertinya,” imbuhnya.
Argentina akan menurunkan Messi dalam 11 pemain awal melawan Kanada, memberikan kepercayaan diri bagi lini serang Lionel Scaloni dan menjadi tantangan bagi tim Concacaf yang tersisa di turnamen ini.
Untuk hal itu, Jesse Marcsh menegaskan para pemainnya akan berada dalam kondisi yang sangat siap dengan penuh semangat.
“Tantangannya sangat besar. Kita lihat saja apakah kami dapat bermain lebih baik dari yang kami lakukan di pertandingan pertama,” tegas Jesse.
Laga semifinal Argentina kontra Kanada bakal berlangsung pada Rabu (10/7) kick off pukul 07.00 WIB di MetLife Stadium. (uta)
Editor : Bahana.