RADAR JOGJA – Pelatih Portugal, Roberto Martinez mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan apakah Cristiano Ronaldo telah memainkan pertandingan terakhir untuk negaranya.
Portugal tersingkir dari EURO 2024 dari Prancis yang berlangsung di Volksparkstadion, Sabtu (6/7) dini hari.
Portugal kalah 5-3 dari Prancis melalui adu penalti di perempat final setelah bermain imbang tanpa gol, di mana Ronaldo melewatkan peluang emas di babak perpanjangan waktu, namun berhasil mengonversi salah satu tendangan di babak adu penalti.
“Terlalu cepat dan tidak tepat untuk membicarakan hal itu setelah pertandingan dan tidak ada keputusan individu yang dibuat,” kata Roberto Martinez.
Kekalahan Selecao das quinas dalam lag aitu merupakan laga ke-212 bagi Ronaldo.
130 golnya untuk negaranya sejauh ini merupakan yang terbanyak dalam sepak bola internasional, dengan Lionel Messi baru-baru ini menempati posisi kedua dalam daftar dengan 108 gol.
Namun, Ronaldo yang berusia 39 tahun berjuang untuk mendapatkan kembali kejayaannya dan meninggalkan Euro 2024 tanpa mencetak gol selain dalam adu penalti.
Ini adalah pertama kalinya dalam karier Ronaldo gagal mencetak gol di turnamen internasional dengan catatan 10 tembakan yang dilepaskan, dimana menjadi yang terbanyak namun tanpa mencetak gol dalam satu Euro, menyamai rekor pemain asal Belgia, Kevin De Bruyne, pada tahun 2016.
Sebelumnya atau setelah kemenangan atas Slovenia di babak 16 besar, Ronaldo mengatakan bahwa ini bakal menjadi EURO terakhirnya.
"Tanpa diragukan lagi, ini adalah Euro terakhir bagi saya, tentu saja,” kata Ronaldo.
“Tetapi saya tidak emosional tentang hal itu. Saya tergerak oleh semua hal yang ada dalam sepak bola, oleh antusiasme yang saya miliki untuk permainan, antusiasme yang saya lihat dalam diri para penggemar, memiliki keluarga saya di sini, semangat orang-orang,” tegasnya. (uta)
Editor : Bahana.