RADAR JOGJA – Merih Demiral tampil mengesankan dan mencetak dua gol ke gawang Austria dan membantu Turki untuk melangkah ke babak perempat final EURO 2024.
Berlangsung di Red Bull Arena, Leipzig, Rabu (3/7) dini hari, Turki kalahkan Austria dengan skor 2-1.
Merih Demiral memanfaatkan kepanikan di depan mulut gawang Austria saat laga baru dimulai dimana diawali sepak pojok.
Demiral yang bebas berhasil melepaskan tembakan keras dari jarak dekat untuk mencetak gol usai bola didorong oleh Patrick Pentz.
Gol kedua Ay Yildizlilar tercipta di babak kedua. Umpan dari sepak pojok yang dilepaskan Arda Guler mampu ditanduk Demiral yang dikawal dua pemain untuk menggandakan keunggulan pada menit ke-59.
Austria membalas satu gol melalui sepakan keras Michael Gregoritsch pada menit ke-66 memanfaatkan bola tandukan Stafan Posch.
Das Team hampir memaksa pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu, sayangnya penyelamatan gemilang Mert Gunok di menit akhir memastikan kepulangan skuad asuhan Ralf Rangnick.
Rangnick mengakui dirinya terkejut skuad asuhannya harus terhenti di babak 16 besar.
“Jika Anda tertinggal dua gol, maka segalanya menjadi tidak mudah. Tim mencoba segalanya. Kami kemudian mencetak satu gol dan kami memiliki cukup waktu untuk meraih hasil imbang,” ungkap Ralf Rangnick.
Pelatih berusia 66 tahun itu mengakui penyelamatan gemilang yang dilakukan kiper Turki sangatlah mengesankan. Rangnik mengibaratkan sang kiper seperti sang legenda, Gordon Banks.
“Sulit jika anda melawan Gordon Banks dibawah mistar gawang,” imbuhnya, menyamakan penyelamatan Gunok dengan penyelamatan terkenal yang dilakukan oleh mendiang kiper Inggris dari sundulan pemain Brasil, Pele, di Piala Dunia 1970.
Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, RABU, 3 JULI 2024
Tersingkirnya Austria memperpanjang tujuh dekade kegagalan mereka yang tak terduga untuk memenangkan pertandingan di babak sistem gugur turnamen besar.
"Anda juga membutuhkan sedikit keberuntungan. Jika sundulan Baumgartner di menit-menit akhir bisa masuk, kami bisa saja memenangkan pertandingan ini," jelas Rangnick.
"Ini adalah kesempatan bersejarah untuk menang, melaju ke perempat final dan bermain melawan Belanda. Saya tidak percaya bahwa kami akan pulang hari ini. Kami berpikir bahwa kami akan melanjutkan perjalanan kami di sini," tegasnya. (uta)
Editor : Bahana.