Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Terkait Jajak Pendapat Lembaga Penyiaran ARD, Gundogan: Jerman Membutuhkan Pemimpin dari Beragam Latar Belakang

Satria Putra Sejati • Jumat, 7 Juni 2024 | 17:21 WIB
Kapten timnas Jerman, Ilkay Gundogan (getty)
Kapten timnas Jerman, Ilkay Gundogan (getty)

RADAR JOGJA – Ilkay Gundogan mengatakan Jerman membutuhkan pemimpin dari beragam latar belakang migrasi untuk mencerminkan masyarakat saat ini di Negara tersebut.

Gundogan, yang orang tuanya berasal dari Turki berbicara beberapa hari setelah kehebohan yang disebabkan oleh jajak pendapat yang dilakukan oleh Lembaga Penyiaran ARD.

Hasil dari itu, ARD menunjukkan seperlima orang Jerman menginginkan lebih banyak pemain kulit putih di tim nasional.

Di sisi lain, pelatih Der Panzer, Julian Nagelsmann yang tengah mempersiapkan skuadnya untuk gelaran Euro 2024 sebagai tuan rumah menilai jajak pendapat tersebut bersifat rasis.

Dilansir dari Der Spiegel, Gundogan menegaskan dirinya sangat dibutuhkan di posisi utama karena itu mencerminkan realitas baru di Jerman.

“Kami mungkin terlihat berbeda, tetapi kami juga orang Jerman. Saya tahu bahwa saya bisa menjadi panutan. Tetapi itu bukanlah sesuatu yang ingin saya tekankan terlalu banyak,” jelas Gundogan.

ARD sendiri merupakan lembaga penyiaran public yang memiliki hak siar gelaran Euro 2024.

“Saya tidak ingin menganggap diri saya terlalu serius,” kata Gundogan, yang lahir dan dibesarkan di Jerman dan menjadi kapten pada tahun 2023.

"Saya tidak menjadi kapten tim karena latar belakang migrasi saya. Hal itu tidak ada hubungannya satu sama lain. Ini adalah tentang bagaimana rekan setim dan pelatih melihat Anda," imbuhnya.

“Anda hanya akan menjadi kapten jika Anda dilihat dan diakui oleh tim sebagai sosok yang terbuka, jujur dan baik,” tegasnya. (uta)

Editor : Bahana.
#euro 2024 #Der Panzer #julian nagelsmann #jerman #lembaga penyiaran #Jajak Pendapat #hak siar #ARD #ilkay gundogan