Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Elkan Baggot Tak Dipanggil STY, Erick Thohir: Jangan Bergantung Kepada Satu Pemain

Affandi Hengky Setyawan • Rabu, 5 Juni 2024 | 11:40 WIB
GOCEK: Elkan Baggot kuasai bola saat menghadapi Iran (PSSI)
GOCEK: Elkan Baggot kuasai bola saat menghadapi Iran (PSSI)

 

RADAR JOGJA - Kontroversi Elkan Baggott yang tidak termasuk dalam skuad Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong, untuk pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 kini kembali muncul dan menjadi perbincangan oleh publik.

Dalam lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Timnas Indonesia akan melawan Irak dan juga Filipina. Namun, nama Elkan Baggott tidak masuk ke dalam daftar pemain yang dipanggil oleh Shin Tae-yong.

Muncul berbagai polemik tentang ketidakhadiran Elkan Baggott, ada dugaan bahwa pemain andalan tim Ipwich Town tidak merepon panggilan Timnas Indonesia U-23.

Dirinya ketika itu sangat dibutuhkan oleh Timnas Indonesia U-23 dalam pertandingan play-off Olimpiade 2024 melawan Guinea pada 9 Mei lalu.

Pasalnya dalam laga tersebut Rizky Ridho harus absen lantaran terkena hukuman kartu merah dan Justin Hubner harus kembali ke Cerezo Osaka karena masa izin untuk membela Timnas Indonesia sudah berakhir.

Mengetahui kabar tersebut, Pelatih Shin Tae-yong mengusulkan nama Alfeandra Dewangga untuk mengisi kekurangan pemain lini belakang. Dirinya segera menyusul Marselino dan kawan-kawan menuju Paris.

PSSI berpendapat bahwa Elkan Baggot tidak memberikan jawaban atas pemanggilan dirinya untuk membela Timnas Indonesia U-23 di babak playoff melawan Guinea.

Sikap Baggott ini sangat disayangkan karena Timnas Indonesia U-23 tidak memiliki skuad terbaiknya, disaat mendapat kesempatan untuk berpartisipasi untuk pertama kalinya di ajang Olimpiade 2024.

Erick Thohir, selaku Ketua Umum PSSI, merespon kepada pemain yang dianggap setengah-setengah dalam menanggapi panggilan Timnas Indonesia. Ia akan berusaha memanfaatkan para pemain yang ada, dan tidak berharap kepada salah satu pemain.


"Saya selalu bilang kita harus punya 2x11 pemain senior, jadi kita harus sama ratanya. Seperti hari ini kita lihat ketika berganti pemain, permainan kita tidak turun. Saya rasa sama. Sekarang ada Justin (Hubner), ada Jay (Idzes), ada (Rizky) Ridho, ada (Muhammad) Ferarri, ada Jordi (Amat), bahkan Nathan (Tjoe-A-On) bisa main ke bawah, Sandy Walsh bisa main ke bawah," ucap Erick dilansir dari laman Jawapos.

Ia juga menegaskan bahwa Timnas Indonesia akan terus berprestasi dan akan mencari pemain lain jika terdapat pemain yang tidak ingin bermain untuk Timnas indonesia.

"Jadi, tentu kita harapkan persaingan pemain ada. Dan, saya harapkan juga pemain harus serius, buat semua, ya bukan hanya buat Elkan. Buat semua pemain yang memang setengah-setengah memperkuat tim nasional. Ya, prefer mungkin atau dia memilih, kita juga enggak mau maksa. Tim Indonesia akan jalan terus tanpa siapapun, termasuk yang 11 ini. Ya, kalau gak mau main, ya kita cari lagi pemain lain yang mau bela Merah Putih," tambah Erick.

Dengan itu Timnas Indonesia harus bisa memanfaatkan kesempatan, dengan menunjukan kemampuan dan terus berjuang untuk menjaga harapan tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.

Editor : Heru Pratomo
#timnas indoensia #Elkan Baggot #shin tae yong #Erick Thohir