RADAR JOGJA – Jose Mourinho telah mendatkan pekerjaan baru setelah empat bulan dipecat oleh AS Roma.
Mantan pelatih Chelsea dan Manchester United ini telah resmi berpisah dengan AS Roma pada bulan Januari.
Pekerjaan anyar Jose Mourinho kali ini bukan sebagai pelatih, namun dia akan bergabung dengan TNT Sports untuk menjadi penyiar dalam liputan final Liga Champions.
The Special One akan memberikan anasilis mengenai pertandingan antara Real Madrid yang akan menghadapi Borussia Dortmund di Wembley Stadium.
Pemilihan Jose Mourinho bukan tanpa sebab, dia akan sangat memahami tim Los Blancos karena pernah menjadi nahkoda tim asal Spanyol itu.
Dia akan bekerja bersama pundit sepak bola seperti Rio Ferdinand, Owen Hargreaves dan Steve McManaman.
Sementara liputan pertandingan Eropa akan dibawakan oleh Laura Woods.
Komenar akan diberikan oleh Darren Fletcher dan Ally McCoist.
Sejak menganggur dipecat AS Roma, Jose Mourinho masih memilah beberapa tawaran pekerjaan berikutnya dalam dunia kepelatihan sepak bola.
Baru-baru ini, pelatih asal Portugal itu dikabarkan tengah dalam pembicaraan bersama klub asal Turki, Fenerbahce.
Dia juga telah dikaitkan dengan peran direktur olahraga di tim Liga Utama Arab Saudi, Al-Qadisiyah.
Baca Juga: Sedang Dicari Polres Magelang Kota, Orang Tua Yang Buang Bayi di TPS Kampung Kluyon
Mourinho sendiri juga berbicara baru-baru ini tentang penolakannya untuk pindah ke tim nasional Portugal, sesuatu yang sekarang dia sesali karena telah menolaknya.
“Hal yang normal jika saya pergi bersama Portugal. Saya memiliki kesempatan untuk pergi dua kali, tetapi mereka datang pada waktu yang tidak tepat,” kata Jose Mourinho.
“Saya menjadi emosional ketika saya tidak menerima tawaran terakhir, karena saya memutuskan untuk bertahan di Roma dan saya pikir saya membuat kesalahan," imbuhnya.
“Karena sekarang Portugal memiliki tim yang fantastis, salah satu yang terbaik, di lima besar," tegasnya.
“Saya tahu itu, tetapi saya merasakan hubungan yang hebat dengan Roma, dengan para penggemar, jadi saya tidak ingin menyesali keputusan itu,” pungkasnya. (uta)
Editor : Bahana.