Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Xavi Berikan Peringatan untuk Penerusnya: Barcelona Adalah Klub Yang Tidak Mudah Ditangani

Satria Putra Sejati • Senin, 27 Mei 2024 | 21:02 WIB
Xavi Hernandez layangkan protes terhadap wasit usai kekalahan atas Real Madrid dalam derbi El Classico di La Liga (GETTYIMAGES)
Xavi Hernandez layangkan protes terhadap wasit usai kekalahan atas Real Madrid dalam derbi El Classico di La Liga (GETTYIMAGES)

RADAR JOGJA – Pelatih Barcelona yang telah mengakhiri masa jabatannya, Xavi Hernandes memberikan peringatan terhadap calon pelatih yang bakal menjadi penerusnya.

Xavi mengakhiri jabatannya di Barcelona dengan kemenangan kontra Sevilla pada laga penutup La Liga.

Blaugrana kalahkan Sevilla dengan skor 2-1 berkat gol Robert Lewandowski dan Fermin Lopes.

Dilansir dari ESPN, Hansi Flick bakal menggantikan posisi yang ditinggalkan Xavi.

“Mereka harus tahu bahwa ini adalah situasi yang sulit, karena Barcelona adalah klub yang sulit. Selain itu juga karena situasi keuangan yang buruk, terutama karena peraturan financial fair play La Liga,” kata Xavi.

“Ini tidak akan mudah sama sekali. Mereka akan menderita dan membutuhkan kesabaran karena ini adalah pekerjaan yang sangat sulit. Satu-satunya hal yang dapat menyelamatkan mereka adalah kemenangan, baik mereka pernah menjadi bagian dari klub atau tidak,” tambahnya.

Xavi awalnya mengumumkan pada bulan Januari bahwa ia akan mundur pada musim panas ini.

Namun dia meralat keputusannya pada bulan April sebelum akhirnya dipecat dalam sebuah pertemuan dengan presiden klub, Joan Laporta.

Sang pelatih asal Spanyol menegaskan bahwa ia ingin tetap mempertahankan pekerjaannya, meskipun sempat diragukan pada bulan Januari, dan menolak untuk mengungkapkan alasan pemecatannya.

“Saya hanya harus menerima dan menghormatinya. Keputusan telah dibuat dan tidak ada jalan untuk melihat ke belakang,” jelas Xavi.

Mantan gelandang, yang membuat lebih dari 700 penampilan untuk Barcelona sebagai pemain, menggantikan Ronald Koeman pada 2021 dan membawa tim naik dari peringkat sembilan ke posisi kedua pada musim pertamanya sebagai pelatih.

Baca Juga: Biaya MDR QRIS Harus Ditanggung Merchant, BI DIY Gencarkan Sosialisasi

Gelar La Liga pertama sejak 2019 menyusul musim lalu, tetapi Barcelona gagal menggebrak tahun ini, mengakhiri musim tanpa trofi saat mereka finis di urutan kedua di liga dan tersingkir dari Liga Champions dan Copa del Rey di babak perempat final.

Walaupun begitu, Xavi telah membawa Barcelona memenangkan dua gelar selama masa kepelatihannya, yakni dua gelar La Liga dan satu gelar Piala Super Spanyol. (uta)

Editor : Bahana.
#Blaugrana #Xavi Hernandes #joan laporta #la liga #barcelona #Hansi Flick