Dengen kemenangan itu tim berjuluk Laskar Sultan Agung ini berhasil menuntaskan babak 32 besar dengan menjadi runner-up grup dengan mengantongi lima poin.
Namun di laga yang lain Grup 5 babak 32 besar Liga 3 Nasional ini, perwakilan tim DIJ satunya yakni Persatuan Sepak Bola (PS) Hizbul Wathan (HW) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) gagal melaju ke 16 besar. PS HW UMY kalah dari Universitas Surakarta (Unsa) FC dengan skor 0-1 pada laga yang berlangsung di Gelora Soekarno, Mojoagung, Pati. Sehingga atas kekalahan itu, PS HW UMY tidak bisa melanjutkan perjalanannya untuk berlaga di babak 16 besar Liga 3 Nasional.
Dari klasemen akhir Grup 5 menetapkan tim tuan rumah Persiku Kudus untuk menjadi juara grup dengan perolehan enam poin, lalu disusul Persiba Bantul pada posisi kedua dengan lima poin. Sedangkan pada posisi ketiga diisi oleh Unsa FC yang menang di laga terakhirnya yang berhasil memperoleh empat poin. Lalu pada posisi dasar klasemen ada PS HW UMY dengan perolehan satu poin.
Dan dasil akhir Grup 5 itu membawa Persiku Kudus dan Persiba Bantul berhak untuk melaju ke babak 16 besar Liga 3 Nasional yang akan mulai digulirkan 19-24 Mei mendatang. Babak ke-16 besar itu nantinya akan menggunakan sistem setengah kompetisi dan memainkan home tournament.Baca Juga: Persiba Bantul Lolos ke 32 Besar, Kalah di Laga Ketiga, PS HW UMY Turun Peringkat
Pelatih kepala Persiba Bantul Endro Bawono mengatakan kemenangan atas Persiku Kudus ini adalah berkat kerja keras dari seluruh pemain. Menurutnya di laga pamungkas ini para anak asuhnya tampil tak kenal lelah dan memiliki semangat yang tinggi untuk memberikan kemenangan bagi Persiba Bantul.
Endro menegaskan bahwa dengan kemenangan ini, akhirnya Laskar Sultan Agung berhasil mengamankan tiket 16 besar dan akan mulai kembali menjalani perjuangan lebih berat kedepannya demi mewujudkan target promosi ke Liga 2."Kami syukuri hasil pertandingan ini, anak-anak bermain luar biasa. Ke depan, kami akan lebih fokus dalam menyiapkan pemain dan merotasi pemain karena jadwal akan semakin padat," ungkapnya.
Sementara di laga lainnya, PS HW UMY yang juga mengejar kemenangan demi lolos, akhirnya justru kalah 0-1 dari Unsa FC leweat gol penalti yang dicetak Aji Eko menit ke-61. Pelatih PS HW UMY Nopendi mengaku kecewa atas kekalahan dari Unsa FC itu. Karena dari kekalahan itu, PS HW UMY tidak bisa melaju ke babak 16. "Kami sudah berusaha maksimal, para pemain juga sudah tampil ngotot dan mendapatkan sejumlah peluang. Sayang, kami kalah lewat sebuah penalti," tandasnya.(ayu).
Editor : Din Miftahudin