RADAR JOGJA – Pelatih Manchester United, Erik ten Hag mengatakan dia tidak akan mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar saat pertandingan terakhir Liga Inggris/ Premier League kontra Newcastle United di Old Trafford.
Ten Hag mengkonfirmasi bahwa para pemain dan staf akan mengambil bagian dalam sebuah acara penghormatan setelah kunjungan Newcastle United ke Old Trafford pada Kamis (16/5).
Namun pelatih asal Belanda ini menegaskan bahwa ini bukan merupakan perpisahannya, meskipun ada ketidakjelasan mengenai apakah ia akan bertahan di klub setelah musim panas.
“Selamat tinggal? Untuk saya? Itu bukan cara saya merasakannya dan bagaimana saya melihatnya,” kata Ten Hag.
“Ini bukan cara saya untuk memulai putaran penghormatan bagi para penggemar. Melalui saat-saat indah dan buruk, kami selalu bersama dan para penggemar menunjukkannya bahwa kami selalu bersama. Jadi kami akan melakukan putaran penghormatan,” jelasnya.
Pemilik baru United, Sir Jim Ratcliffe belum memberikan pernyataan publik mengenai masa depan Ten Hag dan keputusannya akan dibuat setelah final Piala FA melawan Manchester City pada 25 Mei.
Ten Hag telah melihat sebuah musim yang buruk yang mungkin akan menjadi musim terburuk United di Premier League, namun pelatih berusia 54 tahun ini mengatakan bahwa ia masih mendapat dukungan dari mayoritas pendukung.
“Di stadion, di laga tandang dan kandang, mereka selalu mendukung tim dan mendukung saya," jelas pelatih asal Belanda itu.
"Juga ketika saya berada di jalanan, banyak sekali yang mendatangi saya - mungkin itu hanya sopan, tetapi saya tidak merasakannya seperti ini," imbuhnya.
“Saya hampir tidak pernah mendapatkan reaksi negatif karena para penggemar memahami di mana kami berada. Para pendukung memahami bahwa klub ini sedang berada dalam masa transisi dan para pendukung memahami masalah-masalah besar yang harus kami hadapi,” pungkasnya. (uta)
Editor : Bahana.