SOLO - Panitia pelaksana (panpel) pertandingan PSS Sleman akan memperketat sistem keamanan pertandingan antara Laskar Sembada melawan Persib Bandung di Stadion Manahan Solo, Selasa (30/4) sore.
Ini agar suporter tim tamu tidak hadir. Diharapkan para pendukung PSS bisa hadir untuk memberi dukungan.
"Kita tahu kemenangan menjadi harga mati bagi PSS di pertandingan nanti," ucap Ketua Panpel PSS Yuyud Pujiarto, Selasa (30/4).
Yuyud mengaku pihaknya mengajak fans PSS untuk bekerja sama agar menindak dan memberitahu jika mengetahui adanya keberadaan suporter tim tamu di area Stadion Manahan.
Panpel ingin Stadion Manahan nanti akan dipenuhi oleh suporter PSS.
"Kami ingin bisa bersama mengakhiri musim ini dengan bahagia," tegasnya.
Senada dengan Yuyud, Manajer Event PSS Rangga Rudwino mengungkapkan, telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Termasuk pihak keamanan maupun penyelenggara pertandingan di Solo untuk laga Laskar Sembada menghadapi Persib Bandung.
Koordinasi itu, katanya, semua pihak telah sepakat akan tetap menjalankan peraturan dari PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) untuk melarang kehadiran suporter tim tamu.
PSS Sleman telah mengirimkan surat kepada manajemen Persib Bandung dengan nomor 047/SP/LOCSOLO/LIGA-1/IV/2024 tentang penolakan kehadiran suporter tim Maung Bandung di Stadion Manahan, Solo.
Surat itu berisi suporter Persib dilarang berada di dalam maupun di luar Stadion Manahan baik beratribut maupun tidak.
"Dalam surat tersebut juga kami mengungkapkan akan bertindak tegas jika ada suporter Persib yang kedapatan menonton. Nantinya, kami akan mengeluarkan suporter tersebut dari stadion dan tidak akan ada proses refund untuk tiketnya," jelas Rangga. (ayu)
Editor : Amin Surachmad