JOGJA - Beberapa waktu lalu mencuat kabar bahwa dua nama mantan pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro dan Erwan Hendarwanto didorong suporter untuk berduet menjadi juru taktik pada Liga 2 musim 2024/2025 mendatang.
Seto dan Erwan disebut belum melakukan perbincangan resmi dengan manajemen Laskar Mataram.
Manajer PSIM Jogja Dyaradzi Aufa Taruna tidak mau berkomentar banyak terkait hal tersebut.
Sebab, baginya, kedua pelatih itu sangat wajar kalau dihubungkan dengan Laskar Mataram.
"Karena kan mereka mungkin ya lokas Jogja dan juga mereka punya kompetensi, pengalaman, dan kemampuan yang baik juga. Jadi, buat saya kalau ada yang mengharapkan atau mengkaitkan soal itu, bagi saya itu wajar saja," jelasnya kepada Radar Jogja Kamis (26/4).
Pria yang akrab disapa Razzi itu mengungkapkan, pihak manajemen PSIM Jogja sudah mengantongi satu nama pelatih untuk mengarungi Liga 2 musim depan. Namun, saat ini masih dalam proses administrasi.
"Tinggal tunggu dirilis aja nanti. Cuma, intinya kami sudah ada gambran pelatih. Tapi, kami tidak akan berkomentar lebih lanjut. Dan intinya kami sudah ada gambaran satu nama untuk jadi pelatih PSIM di musim depan," tegasnya.
Razzi berharap sosok pelatih yang akan menakhodai PSIM Jogja musim depan bisa bersinergi dengan kebesaran nama Laskar Mataram di pesepakbolaan Indonesia.
"Ya, harus bisa bersinergi dengan semua lini aspek baik itu manajemen, pemain, dan suporter. Karena pelatih itu penya tanggung jawab yang besar. Dan juga ada misi yang belum selesai yakni bisa membawa PSIM melaju ke Liga 1," harapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT PSIM Yuliana Tasno juga tidak mau berkomentar banyak terkait hal itu.
Menurutnya, seluruh prosedur operasional teknis di klub adalah ranah dari manager tim.
"Ditunggu, soalnya kami juga masih finishing. Nanti apabila sudah matang, pasti kami publish," tandasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad