RADAR JOGJA – Pelatih Barcelona Xavi Hernandez dan kiper Marc-Andre ter Stegen kecam kurangnya teknologi garis gawang saat kekalahan 3-2 dalam derbi El Classico kontra Real Madrid.
La Liga adalah salah satu dari beberapa Liga terbaik di Eropa yang tidak menerapkan teknologi itu.
Dengan begitu, VAR yang memutuskan apakah gol terjadi atau tidak.
Kecaman Barcelona terjadi saat Andriy Lunin menepis tendangan Lamine Yamal yang terlihat sudah memasuki garis gawang saat kedudukan imbang 1-1 di babak pertama di Santiago Bernabeu, Senin (22/4) dini hari.
Tambahan tiga poin memastikan Real Madrid unggul 11 poin dari Barcelona di puncak kalsemen dengan menyisakan enam pertandingan.
Jude Bellingham menjadi pahlawan kemenangan Los Blancos usai mencetak gol pada masa injury time.
Xavi menilai La Liga yang tidak menggunakan teknologi garis gawang merupakan sebuah hal yang memalukan dan keputusan tidak memberikan gol Lamine Yamal adalah sebuah ketidakadilan.
“Sangat memalukan bahwa tidak ada teknologi garis gawang. Jika kita ingin menilai La Liga merupakan Liga terbaik di dunia, kita harus menggunakannya karena kita membutuhkannya,” kata Xavi Hernandez.
“Semua orang telah melihatnya. Apa yang bisa saya katakana? La Liga dapat memberi saya sanksi. Semua bukti (gambar) ada disana. Ini adalah ketidakadilan yang sangat lengkap,” tambahnya.
Sementara itu, Kiper Barcelona Marc-Andre ter Stegen mengungkapkan tidak mampu menemukan kata-kata untuk menggambarkan situasi yang terjadi.
“Itu memalukan bagi sepak bola. Jelas, bola telah melewati garis gawang,” ungkap Ter Stegen.
“Saya tidak mengerti mengapa tidak ada uang yang digunakan untuk teknologi yang seharusnya sangat penting dimiliki,” tegasnya.
Blaugrana memulai pertandingan dengan baik. Andreas Christensen memastikan keunggulan pada menit ke enam.
Vinicius Junior menyamakan kedudukan bagi Real Madrid melalui penalti pada menit ke-18 melalui penalti setelah Pau Cubarsi dianggap melanggar Lucas Vasquez.
Barcelona kembali memimpin dengan pertandingan menyisakan 20 menit melalui Fermin Lopez.
Namun, Real Madrid mampu mencetak dua gol melalui Lucas Vasquez dan Jude Bellingham untuk memastikan kemenangan 3-2 atas Blaugrana.
“Kami telah berusaha. Kesalahan-kesalahan yang telah membuat kami menelan kekalahan,” jelas Xavi.
“Normalnya, jika dilihat dari jalannya pertandingan kami layak menang. Kami menciptakan lebih banyak peluang dan mampu bertahan dengan baik. Jelas kami mengendalikan permainan,” pungkasnya. (uta)
Editor : Amin Surachmad