RADAR JOGJA - PSS Sleman belum aman dari ancaman degradasi. Itu setelah tim berjuluk Super Elang Jawa ini takluk dari tamunya Dewa United 2-3 dalam laga superseru di pekan ke-32 Kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Manahan Solo, tadi malam.
Dengan hasil ini, posisi PSS belum beranjak dari peringkat 13 klasemen sementara dengan poin 35. Posisi PSS ini belum aman. Sebab para pesaingnya, di antaranya Rans Nusantara FC dan Arema FC akan memainkan laga hari ini. Beruntung, salah satu pesaing di papan bawah, yakni Persita Tangerang hanya bermain imbang 1-1 melawan Persik Kediri.
PSS harus berusaha keras di dua laga sisa kompetisi ini agar bisa menjauh dari zona degradasi. Namun, usaha itu tidak mudah. Sebab, harus menghadapi Persik Kediri di kandangnya dan di laga pamungkas menjamu Persib Bandung.
PSS tertinggal terlebih dulu lewat gol Alex Martins di menit 31. Selang dua menit berikutnya PSS menyamakan skor lewat Esteban Vizcarra. PSS sempat unggul 2-1 lewat tendangan penalti Ajak Riak di menit 48. Namun, masuknya gelandang Majed Osman, mengubah keadaan. Serangan Dewa United makin tajam. Majed memberi assist kepada gol kedua Alex Martins di menit 68. Majed pula yang memberi penentu kemenangan Dewa United lewat golnya di menit 79.
Pelatih PSS Sleman Risto Vidakovic mengatakan seharusnya timnya bisa meraih hasil imbang. Namun ternyata Dewa United lebih unggul dari pada Laskar Sembada. Menurut Risto sebenarnya pada babak pertama dan babak kedua itu timnya memiliki peluang yang bagus. Sebab ada juga gol dari Vizcarra. Namun dianulir wasit karena offside. "Saya tidak bisa menyampaikan apa-apa. Tim sudah berusaha dengan baik, pemain juga sudah mengeluarkan tenaga 100 persen untuk PSS Sleman," ujarnya
Striker PSS Sleman Ajak Riak mengatakan, peertandingan memang berlangsung sulit. Secara pribadi dia juga kecewa karena kurang beruntung di pertandingan ini. “Tapi kami akan menyiapkan di pertandingkan berikutnya,” katanya.
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink mengucapkan selamat kepada para pemainnya atas kemenangan ini. Tidak hanya 11 pemain saja, tapi ini adalah kali kedua para pemain dari bench dapat menjadi pembeda soal pertandingan ini.
Jan Olde Riekerink pun turut memuji PSS Sleman. Menurutnya tim Super Elja bermain sangat terorganisasi di pertandingan ini.Ini adalah pertandingan yang sangat berbeda dari Minggu lalu. “Sangat sulit untuk kami mencari solusi-solusi dengan menyerang dan harus lebih sabar," jelasnya.
Penentu kemenangan Dewa United, Majed Osman Sobhi mengungkapkan, sebenarnya pertandingan ini cukup sulit. Sebab PSS Sleman juga berjuang untuk sesuatu. "Mereka tidak bikin gampang untuk kami dan kami tetap dalam permainan," tegasnya.
Osman juga mengaku sangat senang bisa membantu tim di pertandingan ini karena dapat mencetak gol. Sehingga timnya bisa mendapatkan tiga poin.(ayu/din)
Editor : Satria Pradika