Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Barcelona 1-4 PSG, Xavi: Keputusan Wasit Menjadi Momok Bagi Kami

Satria Putra Sejati • Rabu, 17 April 2024 | 16:43 WIB
Xavi layangkan protes atas kepemimpinan wasit asal Rumania, Istvan Kovacs atas keputusan mengusir Ronald Araujo
Xavi layangkan protes atas kepemimpinan wasit asal Rumania, Istvan Kovacs atas keputusan mengusir Ronald Araujo

RADAR JOGJA – Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez mengatakan kesal atas keputusan wasit dimana memberikan Ronald Araujo kartu merah saat timnya tersingkir dari Liga Champions setelah kekalahan 4-1 dari PSG di Estadio Olimpiade Lluis Companys, Rabu (17/4) dini hari.

Xavi menilai wasit asal Rumania, Istvan Kovacs merupakan faktor utama kekalahan Barcelona setelah keputusannya dimana memberikan mengusir Ronald Araujo yang melakukan tekel keras kepada Bradley Barcola saat Blaugrana memimpin 1-0 pada menit ke-29.

Barcelona yang menelan kekalahan harus rela tersingkir pada babak perempat final Liga Champions.

Brace Kylian Mbappe, satu gol Ousmane Dembele dan satu gol Vitinha memastikan PSG comeback meyakinkan dan memastikan kemenangan dengan aggregate 6-4 dan melangkah ke babak semi final.

“Kami kesal. Wasit benar-benar buruk. Itu sangat berlebihan saat wasit mengusir Ronal Araujo dari lapangan,” kta Xavi.

“Tidak baik bermain dengan 10 pemain setelah pertandingan berjalan setengah jam. Sebanyak apapun kita berbicara tentang pertandingan, kartu merah menghancurkan segalanya,” tambahnya.

Xavi juga diusir keluar lapangan pada babak kedua setelah memprotes keputusan untuk tidak memberikan penalti atas pelanggaran Marquinhos kepada Ilkay Gundogan.

Barcelona memulai pertandingan di Estadio Olimpiade Lluis Companys dengan keunggulan pada leg pertama dengan skor 3-2 dan Raphinha mencetak gol pembuka pada menit ke-12 setelah menerima umpan brilian dari Lamine Yamal.

Akan tetapi, pertandingan berubah sebelum setengah jam ketika Ronald Araujo menerima kartu merah setelah dianggap menarik Barcola hingga terjatuh ketika ia berlari ke depan gawang sedikit di luar kotak penalti.

Dembele dan Vitinha mencetak gol di masing-masing babak untuk menyamakan kedudukan bagi PSG, dengan Mbappe membawa mereka unggul melalui titik penalti pada menit ke-61 setelah Joao Cancelo melakukan pelanggaran terhadap Dembele.

Barca melewatkan peluang untuk menyamakan kedudukan secara agregat sebelum Mbappe memastikan kemenangan melalui serangan balik pada menit ke-89.

Baca Juga: Prediksi Bayern Munich v Arsenal leg Kedua Liga Champions di Allianz Arena, H2H dan Susunan Pemain

Ilkay Gundogan memiliki peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan, namun tiang gawang menjadi penghalang.

Sementara itu, pelatih PSG, Luis Enrique mengatakan dengan tegas dia yakin timnya mampu melaju ke semifinal walaupun jika Ronald Araujo masih tetap dilapangan.

“Kami memulai pertandingan dengan sangat baik dan kebobolan seperti pada leg pertama melalui permainan brilian dari Lamine Yamal. Kami tidak pantas kalah pekan lalu dan kami tidak pantas tertinggal malam ini,” ungkap Luis Enrique.

"Namun keyakinan dan kepercayaan diri dari para pemain sangat luar biasa. Dari sana kami berkembang ke dalam permainan. Jelas kartu merah adalah sebuah faktor, tetapi Anda masih harus tahu bagaimana memainkan pertandingan ini dan tidak membuat kesalahan," jelasnya.

"Sejujurnya, saya pikir tanpa kartu merah itu, kami masih bisa menang, meskipun saya tidak bisa membuktikannya," tegasnya. (uta)

Editor : Amin Surachmad
#psg #Xavi #liga champions #barcelona #kylian mbappe