Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSS Fans Kecewa Penundaan Laga PSS Sleman v Arema

Rizky Wahyu Arya Hutama • Rabu, 3 April 2024 | 01:32 WIB
DUKUNG: Para suporter PSS Sleman saat mendatangi latihan di Lapangan Pakem Binangun Sleman.
DUKUNG: Para suporter PSS Sleman saat mendatangi latihan di Lapangan Pakem Binangun Sleman.

SLEMAN - PSS Fans tampaknya sangat kecewa dengan penundaan mendadak yang dilakukan oleh PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi pada laga antara PSS Sleman melawan Arema FC.

Laga ini rencananya digelar di Stadion Manahan, Solo, Selasa (2/4) malam ini.

Dalam surat dengan nomor 428/LIB-COR/III/2024, LIB menunda seluruh pertandingan pada pekan ke-31 BRI Liga 1 2023/2024 hingga usai Piala Asia U-23 2024 di Qatar.

Penundaan tersebut dijadwalkan hingga 3 Mei 2024 mendatang. Di mana, liga akan tertunda selama satu bulan.

Salah seorang PSS Fans asal Prambanan Kamal Ramadhan mengaku kecewa dengan adanya penundaan laga Laskar Sembada melawan Singo Edan itu.

Kekecewaan itu muncul karena untuk mendapatkan tiket pertandingan itu cukup susah. Harus berlomba-lomba mendapatkannya. 

Menurut Kamal, ada dua jenis pembelian tiket di laga tim Super Elja melawan Arema FC itu. Yakni, sistem online dan offline.

Untuk tiket online, biasanya satu akun bisa membeli tiga tiket. Kini dibatasi menjadi satu tiket. Tiba-tiba, setelah satu hari penjualan dinyatakan satu akun berubah menjadi dua tiket. 

"Tentu ya mebuat kecewa untuk yang sudah terlanjur beli satu tiket. Karena akunya tidak bisa digunakan kembali," ujarnya kepada Radar Jogja Selasa (2/4).

Sementara untuk PSS Fans yang sudah membeli tiket dengan sistem offline, menurut Kamal, juga sangat dirugikan.

Karena, mereka sudah meluangkan waktu dan rela antri. Namun, pertandingan tiba-tiba dibatalkan.

"Untuk saat ini belum ada informasi berkaitan ganti rugi tiket. Ya, harapanya kalaupun tidak ada ganti rugi tiket semoga tidak ada pemalsuan tiket. Agar tiket tersebut bisa digunakan untuk pertandingan yang telah di tunda," jelas Kamal.

Tak hanya itu saja, Kamal juga berharap agar kejadian penundaan laga secara mendadak itu tidak terulang lagi.

Sebab, baginya, hal itu sangat merugikan semua pihak, baik itu suporter dan klub. 

"Untuk federasi agar mengatur jadwal klub dengan baik agar tidak terulang lagi hal serupa," tegasnya.

PSS Fans yang lain, Rizal, merasa kecewa dengan penundaan mendadak itu.

Sebab, ia dan teman-temannya sudah rela menunggu lama untuk mendapatkan tiket pertandingan itu tapi malah mendadak ditunda.

"Itu kan antrinya panjang. Kami juga sudah nyewa mobil juga buat nonton," ucapnya.

Sementara dari pihak manajemen PSS Sleman, Manajer Event PSS Sleman Rangga Rudwino menjelaskan, tiket yang sudah dibeli itu bisa disimpan dan jangan hilang serta rusak agar bisa kembali digunakan.

Tak hanya itu saja, Rangga juga mengimbau kepada para PSS Fans untuk tidak melakukan kecurangan terkait tiket. Karena, hal tersebut sudah diantisipasi oleh panpel.

"Kami sudah mengantisipasi hal tersebut tidak terjadi dan nantinya malah akan merugikan pembeli tiket itu sendiri," tuturnya.

Di sisi lain, Ketua Panitia Penyelenggara (Panpel) PSS Sleman Yuyud Pujiarto menjelaskan  jika di kemudian hari terjadi emergency force majeur yang mengakibatkan jadwal tidak jelas maka tiket akan diberlakukan refund.

"Kami tentu menyayangkan dengan keputusan ini. Namun kami semua harus menerima hal tersebut. Dari manajemen maupun Panpel kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini," tandasnya. (ayu)

Editor : Amin Surachmad
#PSS #LIB #arema malang