SLEMAN - PSS Sleman menyayangkan penundaan pekan ke-31 Kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 yang dilakukan secara mendadak oleh PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi atas perintah PSSI.
Dalam surat dengan nomor 428/LIB-COR/III/2024, PT LIB menunda pekan ke-31 BRI Liga 1-2023/24 hingga usai Piala Asia U-23 2024 di Qatar.
Laskar Sembada yang sudah melakukan persiapan untuk laga melawan Arema FC yang dijadwalkan pada tanggal (2/4) dan akan digelar di Stadion Manahan, Solo.
PSS harus rela ditunda terlebih dahulu. Sebab penundaan tersebut dijadwalkan hingga tanggal 3 Mei 2024 mendatang.
Bisa dibilang liga akan tertunda selama satu bulan. Namun, untuk penjadwalan ulang pekan ke-31 hingga 34 belum disampaikan lebih lanjut.
Menanggapi hal itu, Presiden Direktur PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) Gusti Randa mengaku sangat menyayangkan keputusan mendadak yang diberikan oleh PSSI dan PT LIB itu.
"Karena keputusan itu diambil H-1 pekan ke-31 kembali bergulir. Hal ini tentu merugikan klub yang sudah mempersiapkan pertandingan," ujarnya (1/4).
Gusti Randa juga mengungkapkan ternyata pihak Panitia pelaksana pertandingan (Panpel) PSS sudah menyiapkan pertandingan pekan ke-31 untuk menghadapi Arema FC di Stadion Manahan.
Namun, hal yang membuat pihak manajemen PSS Sleman lebih kecewa lagi adalah para suporter tim Super Elja ternyata sudah membeli tiket untuk laga menghadapi Arema FC.
"Mereka harus menunda untuk bisa menonton PSS berlaga di bulan berikutnya," tegasnya.
Dan dengan adanya penundaan kompetisi itu. Mulai Senin (1/4) sampai Tanggal (8/4) para pemain PSS Sleman tetap masih menjalani latihan.
Setelah itu, tim akan diliburkan sampai tanggal (13/4) karena Idul Fitri. Dan pada tanggal (14/4) para pemain akan masuk lagi untuk lanjut latihan lagi.
"Kami tentu kecewa dengan keputusan PSSI dan PT LIB yang mendadak," tandas Gusti Randa. (ayu)
Editor : Amin Surachmad