RADAR JOGJA – Pemain Real Madrid, Brahim Diaz memutuskan dirinya memilih Maroko daripada Spanyol sebagai tim nasional yang akan diperkuatnya pada jeda internasional mendatang.
Brahim Diaz yang sudah menemukan tempatnya sebagai pemain regular di Real Madrid telah membuat kejutan dengan memilih Maroko karena panggilan dari timnas Spanyol yang tak kunjung datang.
Brahim mengatakan tidak pernah menekan siapa pun untuk bermain bagi Spanyol dan tidak akan pernah melakukannya.
“Saya merasa 100% Spanyol dan 100% Maroko,” ungkap Brahim Diaz.
“Saya tumbuh besar di Spanyol. Jika saya harus mencetak gol ke gawang Spanyol, tentu saja saya akan sangat senang, tetapi saya juga lebih suka mencetak gol ke gawang tim lain,” imbuhnya.
“Saya memiliki darah Maroko (dari nenek), namun saya tumbuh besar di Spanyol. Saya yakin 100% dengan keputusan saya,” lanjutnya.
Keputusan sudah bulan, Brahim sekarang berharap untuk menjadi bagian penting bagi Maroko, bukan hanya menjadi penghangat bangku cadangan Spanyol.
Walaupun merupakan keputusan yang sulit baginya, Brahim menegaskan dia tidak akan menengok ke belakang dengan penyesalan.
“Keputusan sudah diambil. Tidak ada gunanya memikirkan tentang apa yang mungkin terjadi. Hal itu tidak akan mengubah apa pun. Saya tidak memikirkan apakah Luis De La Fuente akan menelpon saya ketika saya membuat keputusan ini,” tegas Brahim. (uta)
Editor : Amin Surachmad