SOLO - PSS Sleman kembali menelan kekalahan setelah dipermalukan oleh tamunya Borneo FC dengan skor 0-1 di Stadion Manahan Solo, Kamis (14/3) malam.
Kekalahan ini menjadikan Laskar Sembada belum pernah menorehkan kemenangan di tiga laga terakhir berturut-turut. Hat-trick kalah.
Saat ini posisi tim yang berjuluk Super Elang Jawa ini tetap tertahan di bibir zona degradasi. Yakni, di posisi 15 klasemen dari 18 kontestan kompetisi BRI Liga 1 2023/2024.
PSS Sleman mengantongi 31 poin dari hasil tujuh kali menang, sepuluh kali imbang, dan dua belas kali kali.
Sementara untuk tim Pesut Etam, atas kemenangan ini semakin memperkokoh posisinya di puncak klasemen dengan mengoleksi 69 poin.
Mereka menorehkan 21 kali kemenangan, enam kali imbang, dan dua kali kekalahan.
Pelatih kepala PSS Sleman Risto Vidakovic mengatakan, tidak ada kata-kata untuk mengubah situasi yang terjadi dalam laga ini.
Sebab, di laga ini, Risto sudah percaya dengan performa para pemainnya.
Risto mengakui tiga kali kekalahan secara beruntun ini membuat PSS Sleman sudah kehilangan banyak poin.
Saat ini pun merupakan situasi yang cukup sulit untuk timnya.
Risto berpikir harus memulai lagi untuk memotivasi para pemain agar dapat mengatur performa yang bagus.
"Sehingga saya akan terus mendorong dan memang pertandingan ini sangat sulit untuk menghadapinya. Untuk pertandingan ke depan, merupakan suatu waktu yang sulit untuk PSS Sleman," jelasnya.
Striker PSS Sleman Hokky Caraka mengatakan, sebenarnya para pemain sudah berusaha bermain sepenuhnya di laga ini. Tapi, timnya kebobolan melalui free kick.
Ke depan, ujarnya, para pemain berjanji akan memaksimalkan lima pertandingan mendatang.
"Ya bisa dilihat sendiri ya kami menghadapi sang pemuncak klasemen," tegasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad