RADAR JOGJA – Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez mengatakan Lamine Yamal memiliki kilatan-kilatan dari Lionel Messi setelah mencetak gol kemenangan 1-0 atas Mallorca pada Sabtu (9/3) dini hari.
Yamal,16 tahun mencetak satu-satunya gol pada babak kedua. Dia masuk dari sisi kiri lapangan dan dengan brilian mencetak gol ke pojok atas gawang setelah beberapa menit sebelumnya tendangan yang dilepaskan membentur mistar gawang.
Xavi menambahkan tidak adil untuk membandingkan siapa pun dengan mantan supertar Barcelona, Lionel Messi. Tetapi dia mengakui bahwa ada kemiripan dengan Yamal.
“Saya mengerti perbandingan itu. Tetapi itu tidak menguntukan Lamine Yamal untuk melakukannya,” ungkap Xavi.
“Siapapun yang pernah dibandingkan dengan Messi akan kalah. Tidak baik untuk membandingkan pemainnya,” imbuhnya.
“Saat Yamal menggunakan kaki kiri, dia masuk ke dalam.. ada sedikit kemiripan dengan Messi,” lanjutnya.
Lamine Yamal merupakan salah satu dari tiga pemain muda yang tampil sebagai starter melawan Mallorca dengan Pau Cubarsi yang berusia 17 tahun dan Marc Guiu yang berusia 18 tahun di lini serang.
Ilkay Gundogan gagal mengeksekusi penalti di babak pertama bagi Barca sebelum gol kemenangan Yamal, yang membawa Blaugrana naik ke posisi kedua di atas Girona dan lima poin di belakang Real Madrid yang memainkan satu pertandingan lebih banyak.
"Itu adalah satu pertandingan yang sulit," ujar Xavi, yang pada bulan Januari lalu telah mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri pada akhir musim.
"Kami gagal mengeksekusi penalti di babak pertama, yang sangat disayangkan karena hal itu dapat mengubah jalannya pertandingan,”
"Namun kami telah bertanding dan menciptakan peluang-peluang untuk menang lebih dari 1-0. Kemenangan ini sangat menyenangkan, tiga poin penting yang membuat kami tetap berada dalam pertarungan gelar La Liga,”
"Itu adalah tiga clean sheet secara beruntun. Kami bertahan dengan sangat baik, saya sangat senang. Tim ini telah berkembang sejak saya mengatakan akan pergi. Saya rasa itu bukan sebuah kebetulan." pungkasnya. (uta)
Editor : Amin Surachmad