RADAR JOGJA – Para penggemar Aston Villa yang ingin melihat langsung timnya berlaga dalam ajang UEFA Conference League di Johan Cruyff Arena diserang saat sedang di Stasiun Kereta Api oleh pendukung hooligan Ajax.
Sekelompok kecil pendukung Aston Villa dilaporkan diserang sebelum pertandingan UEFA Conference League dan terlihat dalam sebuah rekaman.
Rekaman tersebut menunjukkan seorang pendukung Aston Villa berjuang berdiri setelah terjatuh ke lantai dimana beberapa hooligan Ajax lainnya menyerang yang lainnya.
Setelah menerima beberapa pukulan, pendukung The Villa itu tak berdaya dan tersungkur di lantai, sementara itu para hooligan Ajax terus menendangnya.
Salah satu dari hooligan itu berbalik dan melayangkan pukulan ke arah pendukung Aston Villa yang baru saja berdiri.
Hal ini bukanlah pertama kalinya hooligan Ajax membuat kekacauan menjelang pertandingan.
Pada Juni 2019, empat hooligan Ajax dipenjara karena menyerang polisi sebelum pertandingan semifinal Liga Champions kontra Tottenham Hotspurs.
Hasilnya, empat hooligan itu dilarang untuk memasuki setiap stadion di Inggris selama enam tahun.
Selain itu, pada September 2023, Polisi anti huru-hara disambut dengan ledakan saat mereka berusaha membubarkan bentrokan antara hooligan Ajax dengan pendukung Marseille menjelang pertandingan Europa League.
Polisi yang berusaha membubarkan bentrokan itu malah menjadi sasaran empuk bagi kedua pendukung.
Dan juga pada bulan Oktober 2023, polisi terpaksa mengacungkan tongkat dalam upaya menghentikan adegan kekerasan setelah pertandingan Brighton and Hove Albion kontra Ajax di Europa League. (uta)
Editor : Amin Surachmad