"Saya sudah berpesan kepada Bruno untuk permintaan maaf saya," tegasnya (5/3).
Pertandingan Super Elja melawan tim Bajul Ijo lalu ini, telah terjadi insiden pada menit ke-15.
Ketika itu Wahyudi Hamisi dianggap melanggar Penyerang Persebaya, Bruno Moreira.
Hamisi terlihat menendang kepala Bruno Moreira yang sedang tergeletak di atas lapangan.
Sontak saja aksi brutal tersebut menjadi bahasan hangat pecinta sepak bola tanah air.
Hamisi mengungkapkan dari kronologi kejadian waktu itu.
Ia tidak ada maksud sama sekali untuk mencederai atau bahkan melukai Bruno.
"Tentu tidak ada unsur kesengajaan dari saya untuk mencederai atau bahkan melukai Bruno. Sebagai sesama pesepakbola, tentu saya tidak ingin melukai lawan saya dengan sengaja," ungkapnya.
Dan dari hal itu Hamisi mengaku salah. Sebab menurutnya hal itu dapat membahayakan Bruno sebagai pemain.
"Maka dari itu saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada Bruno dan tim Persebaya atas tindakan yang saya lakukan," ujarnya.
Editor : Bahana.