SLEMAN - Pelatih kepala PSS Sleman Risto Vidakovic menyebut striker muda Saddam Gaffar masih memiliki banyak waktu untuk kembali bermain. Diaharus bersiap-siap untuk mendapatkan kondisi terbaik.
"Saddam masih muda dan punya banyak waktu," ujarnya Minggu (25/2).
Ya, Saddam Gaffar adalah salah satu pemain tim Super Elja yang baru bermain dua kali saja di Kompetisi BRI Liga 1 musim lalu.
Striker PSS Sleman ini kemudian harus menepi sampai akhir musim lantaran mengalami cedera ACL.
Kondisinya sempat semakin parah. Sebab, kabarnya penyerang muda ini ditangani oleh dokter gadungan Elwizan Aminuddin.
Namun, akhirnya Saddam Gaffar beruntung karena mendapat perawatan medis yang tepat.
Pada Januari lalu, katanya pemain yang berusia 20 tahun ini sudah menjalani operasi restrukturisasi ACL di Rumah Sakit Premiere Bintaro, Tangerang.
Sehingga saat ini kondisinya sudah semakin membaik.
Pemain kelahiran Jepara, 24 September 2001 silam itu saat ini sudah menjalani latihan rutin serta bermain di beberapa laga uji coba bersama tim Super Elja.
Kondisinya juga sudah mulai membaik, namun jajaran pelatih PSS Sleman belum berani menurunkannya untuk kembali menjajal rumput di Kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 ini.
"Kami membicarakan Saddam di laga terakhir. Dia baru saja pulih dari cedera dan dia tidak bermain di laga terakhir," ucap Risto
Walaupun Saddam Gaffar masih belum bisa bergabung bermain bersama tim.
Akan tetapi Risto menyakini, Saddam mempunyai karir yang cemerlang di dunia sepak bola bersama PSS Sleman.
"Tapi, untuk masa depan saya yakin Saddam akan menjadi pemain yang bagus," tandasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad