RADAR JOGJA – Gelandang Liverpool asal Jepang, Wataru Endo sangat antusias menanti gelar perdananya bersama Liverpool saat menatap laga final Carabao Cup kontra Chelsea di Wembley Stadium, hari ini Minggu (25/2) kick off pukul 22.00 WIB.
Sebelumnya, Wataru Endo membantu Liverpool amankan hasil positif saat kalahkan Luton Town dengan skor 4-0, walaupun sempat tertinggal di babak pertama.
Wataru Endo mengatakan sudah tidak sabar memperkuat Liverpool di Wembley dan memastikan tropi Carabao Cup kembali ke sisi The Reds.
“Itu akan berarti banyak bagi saya. Itu akan menjadi gelar pertama saya bersama Liverpool. Saya sangat bersemangat. Saya fokus untuk melakukan segalanya yang saya bisa untuk membantu tim memenangkan final,” kata Endo.
“Saya sangat bersemangat untuk bermain di sana (Wembley). Saya dengar bahwa 90.000 orang akan hadir untuk menonton. Ini akan menjadi pertama kalinya bagi saya di stadion yang begitu istimewa,” lanjutnya.
Keputusan mundurnya sang pelatih, Jurgen Klopp di akhir musim menjadi pemantik semangat tambahan bagi Wataru Endo untuk membalas rasa terima kasihnya dalam bentuk sebuah tropi.
“Saya sedih mendengar kabar tentang itu (mundurnya Klopp). Saya benar-benar menikmati bermain untuknya dan dengan gaya bermainnya,” imbuhnya.
“Itu mengecewakan tetapi saya benar-benar ingin kami meraih gelar untuknya sebelum dia pergi. Saya hanya akan bermain untuk Jurgen selama satu musim. Para pemain lain sudah lama di sini jadi mungkin memiliki lebih banyak rasa sedih, tetapi dia telah membantu saya begitu banyak,” Jelasnya.
Wataru Endo menilai absennya beberapa pemain Liverpool bukanlag masalah besar saat menatap laga final kontra Chelsea.
Dia menegaskan kemenangan atas Luton Town sebagai bukti jika timnya masih memiliki banyak pemain terbaik yang tersedia.
“Anda bisa melihat betapa kami melewatinya bersama sebagai tim,” tegasnya.
Baca Juga: Greenwood Kembali Ke Manchester United? Begini Tanggapan Sang Owner
“Kami tidak terlalu memikirkan pemain yang cedera, kami hanya fokus pada pertandingan berikutnya di depan kami,” Pungkasnya. (uta)
Editor : Amin Surachmad