RADAR JOGJA – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengatakan Erling Haaland membungkam para pengkritiknya dengan mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan The Citizens atas Brentford.
Haaland memiliki sembilan percobaan tembakan tanpa mencetak gol saat Manchester City ditahan imbang Chelsea dan melewatkan peluang emas dengan tandukan di babak kedua.
Namun, saat Manchester City menghadapi Brentford pada Rabu (21/1) Erling Haaland mampu catatakan gol ke-22 musim ini untuk memberikan kemenangan tipis bagi The Citizens di Etihad Stadium dan memperkecil selisih poin dari Liverpool menjadi satu poin.
“Pencetak gol terbanyak, penyerang top, mencetak banyak gol. Jangan mengkritik dia atau dia akan menutup mulut anda,” kata Pep Guardiola.
“Cepat atau lambat dia akan berada disana. Dia absen selama dua bulan dan baru saja kehilangan neneknya, itu tidak mudah bagi seorang manusia. Dalam pertandingan dengan permainan seperti Brentford, anda membutuhkan Haaland,” imbuhnya.
Manchester City memiliki 31 tembakan saat menghadapi Chelsea dan 25 tembakan saat menghadapi Brentdord.
Itu tampak seperti malam yang membuat frustasi melawan tim asuhan Thomas Frank sebelum bek Kristoffer Ajer terpeleset di pertengahan babak kedua untuk memungkinkan Erling Haaland berlari menyambut umpan Julian Alvarez dan cetak gol kemenangan.
Pelatih Brentford, Thomas Frank menilai sepanjang pertandingan skuad asuhannya mampu bermain dengan sangat baik.
Frank sangat bangga dan senang dengan penampilan para pemain. Mereka percaya dan hal ti akan memberikan dirinya kepercayaan diri yang tinggi untuk melangkah ke depan.
“Jia dia (Ajer) tidak terpeleset, saya yakin itu tidak akan menjadi gol. Haaland cepat tetapi Ajer juga sama cepatnya. Manchester City sedang beruntung,” jelas Thomas Frank. (uta)
Editor : Amin Surachmad