RADAR JOGJA – Sir Jim Ratcliffe secara resmi menyelesaikan kesepakatan untuk mengakuisisi saham minoritas di Manchester United seperti yang diumumkan klub pada Selasa (20/2) kemarin.
Milyarder Inggris berusia 71 tahun itu membeli 25 persen saham Manchester United dalam sebuah kesepatakan senilai 1,3 milyar dolar.
Saham yang diterbitkan sebagai imbalan atas investasi awal Ratcliffe sebesar 200 juta dolar akan membuat total kepemilikan sahamnya menjadi 27,7 persen.
Tambahan dana sebesar 100 juta dolar akan di investasikan pada 31 Desember, dan meningkatkan kepemilikan Ratcliffe menjadi 28,9 persen.
Sir Jim Ratcliffe mengatakan menjadi salah satu pemilik Manchester United merupakan sebuah kehormatan besar baginya yang juga akan diikuti dengan tanggung jawab yang besar.
“Ini menandai selesainya transaksi, tetapi hanya awal dari perjalanan kami untuk membawa Manchester United kembali ke puncak sepakbola dengan fasilitas kelas dunia untuk penggemar kami,” ungkap Ratcliffe.
“Mulai Hari ini, pekerjaan untuk mencapai tujuan itu bakal dipercepat,” lanjutnya.
Kesepakatan awal yang diumumkan saat malam natal 2023 telah mendapat lampu hijau dari pihak Liga Inggris dan Asosiasi Sepakbola Inggris pekan lalu.
Beberapa masalah terakhir telah diselesaikan, yang berarti Sir Jim Ratcliffe bersama timnya dapat secara resmi mulai bekerja di Old Trafford.
Joel Glazer sebagai perwakilan keluarga Glazer yang merupakan pemilik saham mayoritas klub menyambut baik Sir Jim Ratcliffe sebagai pemilik bersama.
“Saya berharap dapat bekerja sama dengannya dan INEOS Sport untuk memberikan masa depan yang cerah bagi Manchester United,” tegas Joel Glazer.
Baca Juga: Borneo Fc Enggan Lepas Pemain U-23 ke Timnas, Begini Alasan Manajemem
Omar Berrada telah diburu dari rival Manchester City untuk mengambil peran sebagai CEO pada musim panas sementara klub telah secara resmi mendekati Newcastle untuk mempekerjakan Dan Ashworth sebagai direktur olahraga mereka yang baru.
Kesepakatan Ratcliffe mengakhiri saga kepemilikan di United yang dimulai pada November 2022 ketika keluarga Glazer mengumumkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan "alternatif strategis." (uta)
Editor : Amin Surachmad