RADAR JOGJA – Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez menolak untuk menyerah dalam perebutan gelar La Liga/ Liga Spanyol meskipun hasil imbang kontra Granada pada hari Senin (12/2) dini hari membuat timnya terpaut 10 poin dari Real Madrid di puncak klasemen.
Lamine Yamal membuka skor di Stadion Olimpico, namun dalam penampilan lain yang diwarnai dengan pertahanan yang lucu, Barca harus tertinggal 2-1 dan 3-2 dari tim yang berada di posisi kedua dari bawah, Granada.
Gol kedua dari Yamal pada malam itu telah memberikan satu poin bagi Barca, tetapi dua gol dari pemain berusia 16 tahun itu tidak dapat mencegah tim Catalan kehilangan dua poin lagi dalam perburuan gelar juara.
“La Liga sudah sulit dan sekarang menjadi lebih sulit lagi dengan kehilangan dua poin penting,” ungkap Xavi usai pertandingan.
“Ini adalah jarak yang 10 poin dari Real Madrid dan lima poin dari Girona di peringkat kedua. Tetapi kami tidak akan menyerah,”
“Tim memiliki keyakinan, keberanian dan keinginan, tetapi itu tidak cukup. Itu membuat segalanya menjadi lebih sulit,”
Pertahanan Barcelona di musim ini bisa dibilang cukup buruk. Ricard Sánchez dan Facundo Pellestri membawa Granada unggul lebih dulu, dengan Robert Lewandowski menyamakan kedudukan sebelum Ignasi Miquel mengembalikan keunggulan tim tamu.
Ini merupakan kedua kalinya dalam satu bulan Blaugrana mencetak tiga gol di kandang dan gagal meraih kemenangan setelah kalah 5-3 dari Villarreal pada bulan Januari.
Mereka kini telah kebobolan 24 gol dalam 11 pertandingan di semua kompetisi pada tahun 2024, lebih banyak dari tim manapun di lima liga top Eropa.
“kami terlalu banyak mengalah dalam bertahan. Kami kebobolan tiga gol saat melawan Villareal dan sekali lagi hari ini. Hal itu membuat kami sulit untuk memenangkan apapun,” jelas Xavi.
“Kami harus meminimalisir kesalahan yang sama seperti di awal musim ini. Itu juga terjadi pada hasil imbang saat awal musim kontra Granada,” lanjutnya.
Baca Juga: Hasil West Ham v Arsenal: The Gunners Permalukan The Hammers di Kandangnya
Setelah kekalahan dari Villarreal itu, Xavi mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri pada akhir musim. Ia mengatakan bahwa hasil di Granada merupakan sebuah "langkah mundur", namun menyarankan untuk meraih tujuh poin dari sembilan pertandingan karena keputusannya tersebut menunjukkan adanya reaksi dari para pemainnya.
Sementara itu, Yamal terus berkembang menjadi salah satu pemain kunci tim meskipun masih kurang pengalaman. Dua golnya ke gawang Granada membuatnya telah mengoleksi tiga gol di Liga, satu gol yang belum pernah dicapai oleh seorang pemain sebelum ulang tahunnya yang ke-17.(uta)
Editor : Amin Surachmad