RADAR JOGJA – Borneo FC Samarinda masih tak tergoyahkan di puncak klasemen BRI Liga 1 usai berjalan 24 pekan. Tim berjuluk Pesut Etam itu memiliki koleksi 54 poin dan selisih 12 angka dari PSIS Semarang yang berada di peringkat kedua.
Dimusim ini, Borneo FC mampu catatkan 16 kemenangan, dua kali hasil imbang dan hanya rasakan dua kekalahan.
Kesuksesan Borneo FC tak lepas dari sang juru taktik, Pieter Huistra. Pelatih asal Belanda itu mampu meracik strategi jitu sehingga Pesut Etam mampu tampil konsisten dalam menyerang maupun bertahan.
Berkat hal itu, Managemen Borneo FC Samarinda menyodorkan kontrak perpanjangan hingga tahun 2025.
“Ya, coach Pieter Huistra tetap bersama kami hingga 2025. Semoga dengan perpanjangan ini mampu membuat coach Pieter termotivasi untuk memberikan gelar juara ke Kota Samarinda,” ungkap Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin.
Pieter Huistra merapat ke Borneo FC pada pertengahan musim 2022/23 dan saat itu juga mampu membawa Pesut Etam finis di peringkat empat klasemen.
Pieter Huistra bisa dikatakan sebagai pelatih terlama bersama Borneo FC. Sebelumnya, Pesut Etam kerap gonta-ganti pelatih saat kompetisi berjalan.
Sebut saja pada musim 2021/22, Borneo FC hingga dilatih tiga pelatih secara bergantian. Mulai Mario Gomez, Risto Vidakovic hingga Fakhri Husaini. Kemudian pada musim 2022/23 Pesut Etam juga tiga kali berganti pelatih dari Milomir Seslija, Andre Gaspar dan kemudian Pieter Huistra hingga sekarang. (uta)
Editor : Amin Surachmad