BANTUL - Jelang kembali bergulirnya kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 setelah jeda internasional, skuad tim PSS Sleman mematangkan persiapan.
Setelah melakoni laga ujicoba melawan Persis Solo, Kamis (18/1) lalu, Laskar Sembada kembali menjalani uji tanding dengan menghadapi RANS Nusantara FC di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (27/1).
Walaupun sudah berusaha secara maksimal, pertandingan yang digelar malam itu harus berakhir dengan skor imbang 1-1.
Dalam laga uji coba itu, pada babak pertama Super Elja langsung menurunkan komposisi terbaiknya. Ada Anthony Pinthus, Thales Lira, Nurdianayah, Bayu Setiawan, Abduh Lestaluhu, Wahyudi Hamisi, Kim Kurniawan, Jonathan Bustos, Elvis Kamsoba, Ricky Cawor, dan Ajak Riak.
Pertandingan berjalan sangat sengit. Menit ke-22, gelandang bertahan Wahyudi Hamisi melalui serangan balik memberikan umpan lambung ke penyerang Ricky Cawor yang tidak terjaga.
Berlari kencang, Ricky dengan tenang berhasil menceploskan bola ke gawang RANS Nusantara. Super Elja unggul 1-0.
Dalam laga yang diguyur hujan itu, The Phoenix itu berhasil menyamakan kedudukan menit ke-40. Bek kiri RANS Taufik melepaskan tendangan jarak jauh yang melesat ke sisi kiri gawang PSS.
Skor pun menjadi 1-1 untuk mengakhiri babak pertama.
Pada babak kedua, PSS Sleman tidak melakukan perubahan komposisi pemain. Super Elja berhasil melepaskan beberapa peluang yang mengancam gawang RANS.
Pertengahan babak kedua, Laskar Sembada mengganti seluruh pemainnya kecuali kiper.
Masuk Kevin Gomes, Leonard Tupamahu, Inyoman Ansanay, Ibrahim Sanjaya, Arlan Agma, Todd Ferre, Esteban Vizcarra, Irkham Mila, Riki Dwi, dan Saddam Gaffar.
Hujan yang semakin lebat membuat pemain kesulitan untuk menambah gol di laga ini. Laga tuntas 1-1.
"Pertandingan melawan RANS itu, menurut saya, berjalan dengan baik dan tentu ada beberapa catatan. Meskipun, ada hal yang harus kami tingkatkan dalam waktu satu minggu ke depan. Tapi, saya pikir kami menjalani latihan keras juga dalam beberapa hari ini dan hal tersebut pasti mempengaruhi pemain," ujar pelatih kepala PSS Risto Vidakovic Senin (29/1).
Risto mangatakan, di laga ujicoba melawan RANS Nusantara itu para pemainnya sudah berkembang dari pada sebelumnya. Hal itu sangat bagus untuk modal di melawan Persikabo 1973 mendatang.
"Meskipun ada sedikit hal yang tidak bagus, tapi kita di arah yang tepat untuk membuat sesuatu yang lebih baik," katanya.
Pelatih yang pernah bermain di Real Betis itu menegaskan tetap akan ada beberapa evaluasi yang harus diperbaiki oleh tim Super Elang Jawa dalam satu minggu tersisa jelang laga dimulai.
"Saya tentu belum merasa puas dengan hasil uji tanding meskipun para pemain menunjukkan peningkatan. Kami harus memperbaiki beberapa kesalahan di latihan dan segera menjadi lebih baik," jelasnya.
Setelah melakukan dua kali uji tanding di Stadion Sultan Agung, Coach Risto mengaku masih perlu beberapa perbaikan.
"Sangat susah untuk bermain karena lapangan tidak dalam kondisi bagus. Sangat sulit bermain sepak bola di sana. Bola tidak bergulir dengan baik dan hal ini membuat pemain sulit pemain untuk mengontrol bola. Tapi, pengelola lapangan harus segera memperbaiki itu terutama tentang rumput yang tinggi. Intinya lapangan jadi kurang bagus saat ini," tandasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad