JOGJA - PT Liga Indonesia Baru (LIB) bersama Pegadaian melakukan penanaman pohon bersama suporter PSIM Jogja, Jumat (26/1) di halaman Gedung Monumen PSSI Jogja.
Kegiatan itu merupakan napak tilas sejarah sepak bola yang dikemas dalam Behind Football Pegadaian Liga 2 2023/2024 yang telah berlangsung di tiga kota yaitu Padang, Gresik, dan Medan.
Meski sempat diguyur hujan, penanaman pohon tetap berlangsung. Aktivasi yang diprakarsai Liga Indonesia Baru (LIB) bersama PT Pegadaian turut melibatkan stakeholder sepak bola seperti manajemen klub PSIM Jogja serta dua kelompok suporter yaitu Brajamusti dan Maident.
Tak hanya ikut membantu menanam pohon, kedua kelompok suporter itu juga mendapat pemahaman dari Pegadaian mengenai cara mengelola sampah menjadi tabungan emas.
"Penanaman pohon ini merupakan kegiatan sosial di luar aspek teknis seperti kompetisi. Harapan kami, dengan keterlibatan semua pihak membuat olahraga semakin bagus, lingkungan terjaga, dan kekompakan antara suporter semakin terbangun," ujar Deputi Bisnis Area Yogyakarta PT Pegadaian, Yohanes Wulang.
Sementara itu, Chief of Marketing PT Liga Indonesia Baru mengatakan, Jogja dipilih sebagai salah satu tempat kegiatan Behind Football Pegadaian Liga 2 2023/2024 ini bukan tanpa alasan.
Sebab, Kota Jogja ini merupakan tonggak sejarah sepak bola nasional mulai terbentuk.
"Jogja memiliki fanatisme yang besar terhadap sepak bola," tegasnya.
Gedung yang terletak di dekat Stadion Mandala Krida menjadi lokasi pertemuan pertama bond-bond atau klub-klub sepak bola di negeri ini untuk mendirikan induk organisasi sepak bola pada 19 April 1930. Gagasan muncul dari Soeratin Sosrosoegondo. (ayu)
Editor : Amin Surachmad