RADAR JOGJA – Ghana telah memecat pelatih kepala, Chris Hughton menyusul tersingkirnya The Black Stars dari Piala Afrika (AFCON), seperti yang dilansir Asosiasi Sepak Bola Ghana (GFA).
Ghana hanya mampu catatkan dua poin dari tiga pertandingan di grup B dengan harapan sangat tipis untuk maju ke babak selanjutnya sebagai salah satu peringkat tiga terbaik usai Mauritania kalahkan Aljazair.
“Asosiasi Sepak Bola Ghana ingin mengumumkan bahwa Chris Hughton telah dibebastugaskan dari tugasnya sebagai pelatih tim nasional senior dengan segera,” tulis pernyataan GFA.
“Asosiasi Sepka Bola Ghana dalam beberapa hari mendatang akan memberikan peta jalan tentang arah masa depan The Black Stars,” lanjutnya.
Tim Teknis Hughton, termasuk mantang gelandang Aston Villa, George Boateng, amntan kiper Ghana Richard Kingston dan Didi Dramanu juga telah diberhentikan oleh GFA.
“Dewa Eksekutif juga telah mengambil keputusan untuk membubarkan tim teknis The Black Stars,” demikian pernyataan GFA tersebut.
Chris Hughton yang merupakan amntan pelatih Newcastle United dan Brighton and Hove Albion berusia 65 tahun itu menduduki pelatih utama Ghana pada Februari 2023, usai menjabat penasihat teknis pada tahun sebelumnya.
Meskipun sempat memimpin, mereka dikalahkan Cape Verde 2-1 dalam pertandingan pembuka. Kebobolan di menit ke-92 sebelum menahan imbang Mesir 2-2 dalam pertandingan kedua mereka.
Kemenangan yang mereka butuhkan untuk melaku ke babak 16 besar melawan Mozambik sudah dalam genggaman melalui dua gol penalty Jordan Ayew. Namun, Mambas mampu cetak dua gol di waktu tambakan babak kedua dan mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang 2-2.
Hal itu membuat Ghana berada di peringkat tiga klasemen Grup B dengan koleksi 2 poin. Setelah hasil grup lain tidak berpihak pada mereka, The Black Stars dipastikan tersingkir.
Hughton, yang telah disapa oleh seorang pendukung yang tidak senang di hotel tim setelah kekalahan dari Cape Verde, dilecehkan secara verbal oleh para pendukung dan jurnalis Ghana setelah hasil imbang pada hari Senin.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Kontra Jepang, Ramadhan Sananta Menjadi Kejutan?
Dia mengakui setelah itu bahwa Black Stars telah gagal memenuhi harapan.
"Ketika Anda tidak dapat melihat permainan secara keseluruhan, itu menjadi sangat sulit," ungkap Chris Hughton.
" Penampilan kami tidak bagus. Kami memainkan tiga pertandingan, kebobolan dua gol di setiap pertandingan dan berada dalam situasi yang sulit,” imbuhnya.
"Penilaian saya terhadap hasil-hasil yang saya raih adalah belum cukup baik." Lanjutnya. (uta)
Editor : Amin Surachmad